Minggu, 28 Desember 2025

Mahasiswa STIK--PTIK Angkatan 83 Gelar Bakti Sosial, Melalui Polsek Medan Labuhan


MEDAN LABUHAN | beritaterbaruindonesia.com - Mahasiswa Angkatan 83 STIK - PTIK Lemdiklat Polri menggelar bakti sosial (Baksos) di Lingkungan VIII, kelurahan Tangkahan Kecamatan Medan Labuhan, Minggu (28/12/2025).

Baksos pemberian Mahasiswa STIK - PTIK ini berupa Paketan Sembako, dengan tujuan meningkatkan kepedulian sosial memperat tali silahturahmi dan membantu masyarakat yang membutuhkan.

Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan dapat menerapkan Program Perpolisian Masyarakat yaitu untuk mewujudkan Kemitraan Polisi dan Masyarakat yang didasari pada kesadaran bersama dalam rangka menanggulangi permasalahan yang dapat menggagu keamanan dan ketertiban Masyarakat guna menciptakan rasa kepedulian kepada masyarakat.

Mahasiswa STIK-SPTIK Angkatan 83 yang diwakili Toman F Sibuea menjelaskan "Kegiatan Bakti Sosial adalah aksi nyata kepedulian Polri kepada Masyarakat, di Kegiatan Sosial ini kami salurkan 133 Paket Sembako, berupa Beras, Mie Istan,  Minyak Goreng, Air Mineral dan sebagainya, kami berharap dapat bermafaat buat Masyarakat" jelas Toman F Sibuea. 

Kapolsek Medan Labuhan KOMPOL Tohap Sibuea mengatakan "Kegiatan ini sebagai bentuk perhatian dan kepedulian dari Mahasiswa STIK-PTIK Angkatan 83 kepada Masyarakat” ujar KOMPOL Tohap Sibuea.

Masyarakat penerima bantuan Kegiatan Bakti Sosial yang digelar Mahasiswa STIK-PTIK Angkatan 83, merasa senang dan berterimakasih.

"Saya Lurah Tangkahan Kecamatan Medan Labuhan yang mewakili Masyarakat Lingkungan VIII, mengucapkan terimakasih, kepada Mahasiswa STIK-PTIK Angkatan 83 dan Kapolsek Medan Labuhan,  atas kepeduliannya kepada Masyarakat, semoga Polri tetap jaya, kokoh menjaga NKRI dan mengayomi Masyarakat" ujar Elias Padang, Lurah Tangkahan. (IND / BTI.COM)

Sabtu, 20 Desember 2025

Polsek Medan Labuhan Gelar Apel dan Patroli Antisipasi 3 C Sambut Nataru


MEDAN | beritaterbaruindonesia.com - Dalam rangka mempersiapkan keamanan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Polsek Medan Labuhan mengadakan apel dan Patroli Cuat, Curas dan Curamor (3C) mencegah Gangguan Kamtibmas di Kawasan Wilayah Hukum Polsek Medan Labuhan, pada Sabtu, 20 Desember 2025, mulai pukul 23.00 WIB.

Apel tersebut dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan IPTU Dr Hamzar Nodi SH.MH. yang dihadiri oleh Personil Polsek Medan Labuhan.

Kapolsek Medan Labuhan KOMPOL Tohap Sibuea, melalui Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan IPTU Dr Hamzar Nodi SH.MH. menekankan pentingnya sinergi antara Kepolisian, TNI dan Pemko untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama periode Nataru, Berpatroli dimulai dari Polsek Medan Labuhan ke Jalan Marelan Raya, Jalan Veteran dan Singgah ke Pospam Marelan Lilin Toba 2025.

“Apabila ada hal-hal yang mencurigakan, segera laporkan ke nomor darurat 110 atau kepada Bhabinkamtibmas” tegas Kanit Reskrim.

IPTU Thamrin, sebagai Perwira Pengendali Pos Pengamanan (Padal) Marelan OPS Lilin 2025, menyatakan dukungan dan apresiasi terhadap langkah-langkah yang diambil oleh Polsek Medan Labuhan. “Kami akan selalu bersinergi dengan Polsek Medan Labuhan dalam menjaga keamanan di Wilayah Hukum kami” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara Kepolisian dan Anggota Pospam OPS Lilin Toba 2025, serta memastikan kelancaran perayaan Natal dan Tahun Baru di Wilayah Hukum Polsek Medan Labuhan. (IND / BTI.COM)

Jumat, 19 Desember 2025

BNCT Perkuat Sinergi Stakeholder Tingkatkan Kesiapsiagaan Tanggap Darurat di Pelabuhan Belawan


MEDAN | beritaterbaruindonesia.com — Menyikapi pengalaman terjadinya bencana banjir yang melanda wilayah Medan dan sekitarnya dalam beberapa waktu terakhir—yang tentu tidak diharapkan oleh semua pihak—PT Belawan New Container Terminal (BNCT) menggelar BNCT Coffee Morning dengan Stakeholder sebagai upaya memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan dalam meningkatkan kesiapsiagaan tanggap darurat serta mitigasi bencana di lingkungan Pelabuhan Belawan. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 19 Desember 2025, pukul 08.30–12.00 WIB, bertempat di Diamond Room, Cambridge Hotel Medan.

Mengusung tema “Strengthening Synergy and Collaboration in Emergency Preparedness for Disaster Mitigation at Belawan Port”, forum ini menjadi ruang strategis bagi BNCT dan para stakeholder untuk menyamakan persepsi, membangun koordinasi, serta mendiskusikan langkah-langkah konkret dalam menghadapi potensi kondisi darurat dan tantangan operasional di kawasan pelabuhan, termasuk dalam situasi bencana alam.

Coffee morning tersebut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan utama, antara lain KSOP Utama Belawan, Kodaeral I Belawan, Bea dan Cukai Belawan, Balai Karantina Sumatera Utara, BPBD Kota Medan, Polairud Polda Sumut, Polres Belawan, Kejari Belawan, serta asosiasi dan mitra usaha seperti INSA Medan, ALFI/ILFA Sumut, GPEI Sumut, GINSI Sumut, DPD Organda Sumut, DPW Apindo Sumut, DPW Asdeki Sumut, Direktur PT Sei Mangkei Nusantara Tiga, dan TPFT Graha Segara.


President Director PT Belawan New Container Terminal, Mohamed Suffian Bin Abdul Manaf, menekankan bahwa kolaborasi menyeluruh antara BNCT dan seluruh stakeholder menjadi kunci dalam memastikan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat, sekaligus menjaga keberlangsungan operasional pelabuhan.

“Kejadian bencana yang terjadi belakangan ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kondisi darurat bisa datang tanpa diharapkan. Oleh karena itu, kolaborasi adalah kunci. BNCT terus berupaya meningkatkan keandalan equipment dan kesiapan operasional, namun membangun ekosistem pelabuhan yang tangguh membutuhkan dukungan dan sinergi dari seluruh pihak. Kita perlu saling bahu-membahu, tidak hanya untuk menjaga operasional pelabuhan, tetapi juga untuk mendukung pemulihan dan pertumbuhan ekonomi Belawan secara berkelanjutan” ujarnya.

Sementara itu, Executive General Manager Belawan menyambut positif terselenggaranya forum yang mempertemukan seluruh stakeholder dalam satu meja diskusi. Ia menilai kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi antarlembaga, khususnya dalam menghadapi situasi darurat.

“Forum seperti ini sangat strategis karena menghadirkan seluruh instansi terkait. Dengan kolaborasi yang solid, berbagai permasalahan dapat dibahas bersama dan dicarikan solusi yang tepat, terutama dalam konteks kesiapsiagaan darurat, penanganan dampak bencana, serta keberlangsungan operasional pelabuhan” ungkapnya.

Melalui BNCT Coffee Morning, BNCT berharap koordinasi lintas sektor dapat terus terjaga dan ditingkatkan. Sinergi ini diharapkan mampu memastikan Pelabuhan Belawan tetap tangguh menghadapi risiko bencana, sekaligus tumbuh sebagai simpul logistik yang andal, aman, dan berkelanjutan bagi perekonomian nasional, dengan semangat kebersamaan dan saling mendukung di antara seluruh pemangku kepentingan. (MARI /  BTI.COM)

BNCT dan Sei Mangkei Dry Port Teken MoU Perkuat Konektivitas Logistik Sumatera Utara


MEDAN | beritaterbaruindonesia.com - PT Belawan New Container Terminal (BNCT) dan Sei Mangkei Dry Port (BUP – PT Sei Mangkei Nusantara Tiga) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) sebagai langkah strategis memperkuat sinergi dan optimalisasi layanan kepelabuhanan guna mendukung kelancaran arus logistik ekspor–impor di Sumatera Utara. Penandatanganan MoU tersebut dilaksanakan pada Kamis, 18 Desember 2025, bertempat di Kantor PT Belawan New Container Terminal (BNCT).

Kerja sama ini diarahkan untuk meningkatkan konektivitas logistik antara Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei dengan Pelabuhan Induk Belawan, sehingga alur distribusi barang dari kawasan industri ke pelabuhan dapat berjalan lebih efisien, terintegrasi, dan berdaya saing.


Melalui Nota Kesepahaman ini, BNCT dan Sei Mangkei Dry Port akan menjajaki berbagai bentuk kolaborasi dalam optimalisasi layanan kepelabuhanan dan pengembangan skema logistik terpadu antara terminal laut dan terminal darat (dry port). Inisiatif tersebut diharapkan dapat menjadi alternatif solusi logistik yang lebih efektif bagi pelaku usaha ekspor–impor, sekaligus berkontribusi pada penurunan waktu dan biaya logistik.

President Director PT Belawan New Container Terminal, Mohamed Suffian Bin Abdul Manaf, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen BNCT dalam memperkuat integrasi sistem logistik antara kawasan industri dan pelabuhan.

“MoU ini menjadi langkah awal untuk membangun konektivitas logistik yang lebih terintegrasi antara kawasan industri dan pelabuhan. Melalui kolaborasi dengan Sei Mangkei Dry Port, BNCT berupaya menghadirkan solusi logistik yang lebih efisien dan andal bagi pelaku usaha ekspor–impor, sekaligus mendukung pengembangan dry port sebagai bagian dari sistem logistik nasional” ujarnya.

Selain mendukung kebutuhan dunia usaha, kerja sama ini juga sejalan dengan upaya pengembangan dry port (terminal daratan) sebagai elemen penting dalam sistem logistik nasional. Langkah tersebut selaras dengan arah kebijakan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, yang menekankan penguatan konektivitas, integrasi antarmoda, serta peningkatan efisiensi logistik nasional.

Dengan ditandatanganinya MoU ini, BNCT dan Sei Mangkei Dry Port diharapkan dapat memperkuat ekosistem logistik di Sumatera Utara, sekaligus mendukung peran Pelabuhan Belawan sebagai simpul logistik utama yang terintegrasi dengan kawasan industri strategis di Indonesia. (MARI / BTI.COM)

Selasa, 16 Desember 2025

Respon Cepat Polsek Medan Labuhan, Terkait Adanya Vidio Pencurian Motor di Masjid Nurul Yaqin


MARELAN | beritaterbaruindonesia.com - Polsek Medan Labuhan kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan cepat kepada Masyarakat. Pada Selasa, 16 Desember 2025 sekira pukul 15.00 WIB, personel Polsek Medan Labuhan bergerak cepat menindaklanjuti Vidio Pencurian Sepeda Motor di Masjid Nurul Yaqin Pasar 1 Rel, Jl. Marelan IX, Lk. VI, Kel. Tanah Enam Ratus, Kec. Medan Marelan yang diterima melalui handphone dari Warga Lk. VI, Kel. Tanah Enam Ratus.

Mendapat informasi Vidio Pencurian Sepeda Motor tersebut, personel Polsek Medan Labuhan yang dipimpin oleh Panit IPTU Togi Sirait langsung menuju TKP dan berkoordinasi dengan Kepling setempat. Setelah dilakukan pengecekan di CCTV Masjid Nurul Yaqin, petugas menemui  seorang Ibu, Istri dari pemilik sepeda motor yang dicuri seorang saat sedang melaksanakan Sholat Isya di Masjid Nurul Yaqin.

Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan IPTU Dr Hamzar Nodi SH.MH melalui Panit nya IPTU Togi Sirait mengatakan   “Setiap laporan masyarakat kami tindak lanjuti dengan pengecekan langsung ke lokasi (TKP), kemudian dilanjutkan dengan proses penyelidikan. Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan percaya terhadap pelayanan Kepolisian,” ujar IPTU Togi Sirait.

Usai melakukan pengecekan di CCTV Masjid Nurul Yaqin, Panit Reskrim Polsek Medan Labuhan, menyarankan Istri Korban pencurian untuk membuat Laporan ke Polsek Medan Labuhan.

Berkat saran dari Panit Reskrim Polsek Medan Labuhan IPTU Togi Sirait,  Korban yang diketahui bernama Syafri (55) Warga Kelurahan Tanah Enam Ratus bersama Istrinya membuat Laporan ke Polsek Medan Labuhan dengan Nomor LP/B/993/XII/2025/SPKT/SEK M. LAB/ RES PEL. BLWN/POLDASU.

Korban melaporkan terjadinya tindak pidana pencurian yang dilakukan oleh orang yang tidak dikenal di Jl. Marelan IX Psr. 1 Rel Lk. VI Kel. Tanah Enam Ratus Kec. Medan Marelan tepatnya dipakiran Masjid Nurul Yaqin, Sepeda Motor Jenis Honda BEAT Tahun 2015 warna Putih Biru Nomor Polisi BK 3924 AFQ milik Korban dicuri orang yang tidak dikenal tersebut. (IND / BTI. COM) 

Senin, 15 Desember 2025

Viralkan Biar Cepat Tertangkap, Aksi Pencuri Motor di Mesjid Nurul Yaqin Tanah Enam Ratus, Terekam CCTV Saat Sholat Isya


MARELAN | beritaterbaruindonesia.com - Warga Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, digegerkan dengan aksi Pencurian Sepeda Motor di halaman Masjid Nurul Yaqin, Jalan Marelan IX Lingkungan VI, Kelurahan Tanah Enam Ratus, saat jamaah sedang melaksanakan Sholat Isya, Senin (15/12/2025).

Peristiwa tersebut terekam jelas di CCTV Masjid Nurul Yaqin yang memperlihatkan gerak-gerik seorang pria misterius.


Dalam rekaman, pelaku terlihat mengenakan kemeja lengan pendek dan ta selempang di dada pelaku, langsung duduk di sepeda motor incarannya yang ada di area parkir Mesjid Nurul Yaqin. Ia sempat memantau situasi, mencoba membobol beberapa motor, hingga akhirnya berhasil menggondol satu unit Honda Beat, Warna Biru Putih milik seorang jamaah.

Korban mengaku baru menyadari Sepeda Motornya hilang setelah usai Sholat dan keluar dari Mesjid. Masyarakat memviralkan vidio saat terjadi pencurian tersebut, berharap agar pelaku pencuri nya cepat dapat ditangkap. (IND / BTI.COM)

Jumat, 12 Desember 2025

Camat Medan Marelan, Kalau Ada Lurah di Kecamatan Saya yang Meminta Imbalan Dalam Proses Pengangkatan Kepling, Lapor ke Saya


MARELAN | beritaterbaruindonesia.com - Pengangkatan Kepala Lingkungan di Kota Medan sering kali menjadi topik diskusi mengenai prosedur dan mekanismenya, yang diatur dalam Peraturan Wali Kota (Perwal).

Zulkifli S. Pulungan, S.STP, M.AP, mengimbau kepada Warga Medan Marelan "saya mengimbau agar Warga jangan takut melaporkan jika ada Aparatur Kelurahan yang ada di  Kecamatan Medan Marelan, terkait jika adanya Lurah yang menerima Uang atau pungutan dalam pengangkatan Kepling periode tahun ini, kalau ada Lurah yang meminta imbalan atau meminta pungutan atas pengangkatan Kepling, Saya minta Warga segera melapor ke saya, laporan Warga akan saya tindaklanjuti, kita juga harus mendukung Reformasi Birokrasi yang dilakukan Bapak Wali Kota” imbau Camat Medan Marelan (12/12/2025).

Dimana pengangkatan Kepala Lingkungan (Kepling) di Kota Medan diatur oleh Peraturan Daerah (Perda) No. 9 Tahun 2017 tentang Pedoman Pembentukan Lingkungan, Pengangkatan, dan Pemberhentian Kepling, serta Peraturan Walikota (Perwali) No. 21 Tahun 2021 dan Perwali No. 51 Tahun 2021, yang mewajibkan proses mengacu aturan, termasuk syarat usia, domisili, tidak boleh PNS/pegawai, dan harus ada dukungan minimal warga (sekitar 30% suara) dengan Camat mengangkat atas usulan Lurah. Aturan ini bertujuan agar pengangkatan lebih profesional, tidak sembarangan, dan Kepling bisa melek teknologi serta siap melayani.

Camat Medan Marelan Zulkifli S. Pulungan, S.STP, M.AP, berharap tidak ada permasalahan di Masyarakat terkait dengan proses pengangkatan Kepala Lingkungan (Kepling), Camat Medan Marelan juga mengingatkan Masyarakat bahwa jika ada Lurah dan Kepling yang melanggar fungsi dan tanggungjawabnya, agar segera melaporkannya ke Camat Medan Marelan. (IND/BTI.COM)

Jumat, 05 Desember 2025

Sedang Angkut Bantuan Kemanusian Korban Banjir, Warga Sei Mati Dianiaya


LABUHAN| beritaterbaruindonesia.com - Seorang pemuda bernama Abdul Syahputra Lubis (17) warga Komplek TKBM, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan menjadi korban penganiayaan saat sedang mengangkut sembako bantuan kemanusiaan bagi korban banjir yang dilakukan sejumlah orang,Jumat (06/12/2025) pukul 22.00 Wib.

Kejadian penganiayaan tersebut terjadi di Bakti ABRI, Lingkungan 3, Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka lembam dibagian punggu akibat dicambuk pakai tali pinggang dibagian pundaknya.

Saat ditemui di Polres Pelabuhan Belawan Abdul Syahputra Lubis mengatakan, kejadian bermula saat dirinya bersama sang ayah, bhabinkamtibmas dan beberapa warga sedang mengangkut bantuan sembako bagi korban banjir di Komplek TKBM.

"Saat itu kami sedang melintas dilokasi membawah sembako bantuan untuk korban banjir bang, saat melintas menggunakan Betor tiba tiba saya dicambuk dari belakang oleh seorang pria yang diketahui bernisial Iwan"ucapnya.

Korban sempat memberikan perlawanan, namun pelaku langsung memanggil sejumlah rekan rekan lainnya.

"Habis mukul aku langsung turun dari Betor bang, tapi dia langsung manggil kawan kawannya ngeroyok aku. Padahal disitu ada bhabinkamtibmas Polsek Labuhan Aiptu Edison Ambarita juga tapi orang itu makin rame,dan abang pelaku dilokasi beringgas mengarahkan massa mau mengeroyok kami sebutnya.

"Akupun gak tahu apa permasalahan dia sama ku bang, tiba tiba saja dia cambuk pundak aku,berulang kali sampai memar tambahnya.

Atas kejadian tersebut, korban langsung membuat pengaduan ke Polsek Labuhan karena korban masih dibawah umur lalu petugas SPKT mengarahkan melaporkan ke Polres Pelabuhan Belawan.

"Iya bang aku uda buat laporan di Polres Pelabuhan Belawan, semoga pelaku segera ditangkap bang,"harapnya.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan Iptu Agus Purnomo SH MH dikomfirmasi belum ada memberikan komentar.(BTI.COM)

Kamis, 04 Desember 2025

Tembok Pembatas Jalan Tol Rubuh dan Rusak, Pengguna Jalan Tol Pertanyakan Kinerja PT. Jasa Marga


MEDAN | beritaterbaruindonesia.com - Kerusakan parah di Jalan Tol Balmera (Belawan, Medan, dan Tanjung Morawa) tepatnya di Martubung Medan Labuhan di KM 7.600. Pantauan awak media menunjukkan kondisi Jalan Tol itu jauh dari standar jalan bebas hambatan.

Kondisi pembatas jalan hancur dan amblas, bahkan tembok pembatas jalan tol rubuh dan patah yang dapat membahayakan para pengguna jalan tol. 

Para penguna jalan tol tersebut menjadi tidak nyaman saat melintas di jalan yang rusak tersebut, belum lagi cat tembok pembatas jalan yang sudah memudar dan berkelupas.

Seorang pengguna tol, Karsidi, warga Belawan mengeluhkan buruknya kinerja PT. Jasa Marga "masa kualitas jalan buruk, pihak pengelola justru tetap memungut tarif tol yang dinilai tidak masuk akal" keluhnya.

Tanggung Jawab Pengelola Tol Menurut Aturan dan UU dimana kerusakan berulang pada jalan tol bukan hanya masalah pelayanan, tetapi juga menyangkut kewajiban hukum operator dan badan usaha jalan tol (BUJT). Beberapa regulasi yang relevan:

1. UU Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan

Pasal 63 ayat (1): Badan usaha wajib memelihara jalan tol agar memenuhi standar pelayanan minimum (SPM).

Pasal 63 ayat (2): Bila jalan tol tidak memenuhi SPM, pemerintah berhak memberi sanksi administrasi hingga pencabutan izin.

Terkait rusaknyanya pembatas jalan tol tersebut hingga saat ini pihak Jasa marga belum berhasil dikonfirmasi wartawan. (BTI.COM)

Rabu, 03 Desember 2025

Menjadi Korban Kriminalisasi Dr Syafril Armansyah Minta Proses Hukum di Hentikan, LP3 Harap IDI Dapat Awasi Proses Hukum


MEDAN | beritaterbaruindonesia.com - Karir Dr. Syafril Armansyah di RS PHCM dimulai saat bergabung dengan PT Pelabuhan Indonesia Februari 2013 dan langsung ditempatkan di PT Prima Husada Cipta Medan yang dahulunya Rumah Sakit Pelabuhan Medan sebagai Dokter umum. Selanjutnya melalui proses yang panjang mulai masuk management rumah sakit sejak 2015 dan menjadi kepala rumah sakit di akhir 2023. Selama masa kerja yang bersangkutan RS PHCM berkembang lebih baik dan menjadi salah satu rumah sakit unggulan di daerah Medan Utara terutama Belawan dan sekitarnya untuk pelayanan BPJS dan Medical check up terutama pelaut.

Seiring dengan Visi Rumah Sakit yang ingin menjadikan Rumah Sakit PHCM sebagai salah satu Rumah Sakit terbaik di Medan, pelayanan pasien yang baik menjadi focus utama dalam hal menjalankan layanan Rumah sakit. Evaluasi layanan secara terus menerus dilakukan secara menyeluruh demi tujuan tersebut. 

Evaluasi tersebut dilakukan baik secara eksternal maupun internal Rumah Sakit, namun saat melakukan beberapa evaluasi internal di rumah sakit Kepala rumah sakit justru di fitnah melakukan hal yang tidak baik hanya untuk menutupkkan kesalahan yang dilakukan oknum oknum yang tidak bertanggung jawab, di September 2025 Kepala RS PHCM non aktif Dr. Syafril A dilaporkan oleh dua orang pegawai rumah sakit yang bermasalah dan dituduhkan melalukan pelecehan pada tahun 2023 dan 2024.

Laporan pertama dilakukan oleh saudari TKD yang melaporkan Kepala RS Non aktif melakukan pelecehan 10 juli 2024 pukul 16.30 wib. Hal ini diduga dilakukan TKD setelah yang bersangkutan dihubungi pihak PT PHCM bahwa tidak perpanjang Kontrak pada September 2025 setelah 2 kali mendapat Surat Peringatan (SP) karena Ketahuan Mencuri Obat dari Farmasi Rumah Sakit Prima Husada Cipta Medan, sebelumnya pada maret 2025  juga TKD hanya diberi waktu Evaluasi selama 6 bulan karena sebelumnya penilaian Kinerja nya Jelek, namun selama masa Evaluasi tersebut TKD malah Terbukti Mencuri dan ini di akui yang bersangkutan ke Managemet PT PHCM. 

Yang sangat mengherankan dari Absensi Pegawai terlihat bahwa TKD pada tanggal 10 juli 2024 pukul 16.30 wib sudah tidak berada dilokasi Rumah Sakit saat waktu kejadian yang di laporkan.

Laporan Kedua oleh saudari SK seorang Perawat di RS PHCM menyatakan mendapat pelecehan pada 22 Juni 2023 pukul 14.00 wib. Perawat ini diduga melaporkan Kepala Rumah Sakit non aktif karena sudah berulang kali melakukan kesalahan dalam Pelayanan kepada Pasien dan mendapat Teguran tertulis dari PT PHCM. Teguran pertama pada juni 2025 diberikan saat yang Bersangkutan melakukan kesalahan hanya Mengcopy dan Paste catatan Perkembangan Pasien Terintegrasi Pasien-pasien yang di tangani oleh Rumah Sakit dari Perawat dinas sebelumnya tanpa Memeriksa Pasien secara benar, kemudian Teguran Kedua di terima Juli 2025 saat yang Bersangkutan tidak melakukan Tindakan Khusus untuk Seorang Pasien yang dalam keadaan Sesak. 

Kedua hal tersebut sangat berpotensi menjadi kesalahan Medis yang sangat Merugikan Pasien yang di Rawat serta Rumah Sakit, SK juga khawatir dengan karirnya di Rumah Sakit karena kesalahan dan  Surat Peringatan (SP) yang dia terima, disaat kejadian yang dilaporkan SK 22 Juni 2023 pukul 14.00 wib, Kepala Rumah Sakit non aktif  Dr. Syafril A juga tidak berada di Rumah Sakit karena sedang mengurus anak yang Sakit di Rumahnya dan ini dibuktikan dengan Absensi dimana Kepala Rumah Sakit Non Aktif sudah Check Out pukul 11.48 wib.

Kedua laporan tersebut sengaja dibuat oleh kedua pelapor TKD dan SK untuk menutupkan kesalahan yang mereka perbuat, saat ini laporan dari keduanya masih berjalan di Polres Pelabuhan Belawan, namun dari perjalanan perkara  didapatkan informasi bahwa Saksi yang diajukan TKD dan SK tidak ada yang melihat dan menyaksikan adanya Dugaan Tindak Pidana Pelecehan tersebut. 

Hal yang membuat bingung lainnya keduanya masih bekerja selama ini di PT PHCM (2023 & 2024) dan baru membuat laporan pelecehan saat keduanya terbukti bersalah pada tahun 2025. Saat ini oleh tim Investigasi Internal PT PHCM Kontrak saudari TKD tetap dilanjutkan oleh Management walaupun sudah terbukti melakukan kesalahan pencurian berulang di Rumah Sakit Prima Husada Cipta Medan. ( BTI.COM)

Senin, 01 Desember 2025

Ketahuan Merokok, 5 Karyawan PT WSI Dipaksa Untuk Mengundurkan Diri Dari Pekerjaan


BELAWAN | beritaterbaruindonesiacom - Kedapatan merokok di areal workshop. Lima karyawan PT Waruna Shipyard Indonesia dipaksa untuk mengundurkan diri sebagai karyawan bagian cleaning dan blasting, Senin (1/12/2025).

Belakangan diketahui, bahwa orang yang memaksa untuk mengundurkan diri itu  tak lain Mohammed Shaik Yamani selaku Manager Painting & Scaffolding. Mohammed Shaik Yamani merupakan warga negara Singapura. 

Sedangkan PT Waruna Shipyard Indonesia merupakan perusahaan bergerak di bidang galangan kapal ( Dockyard) yang berada di Kelurahan Bagan Deli Kecamatan Medan Belawan. Sedangkan ke lima karyawan yang dipaksa untuk mengundurkan diri antara lain

Anggiat sianifar ( blasting),

Riski ( blasting ), Gunawan Saragih( cleaning), Diki Wahyudi ( cleaning), Aulia Machfud Al Husaini (cleaning)

Menurut  Aulia Machfud Al Husaini, pemaksaan untuk mengundurkan diri dari karyawan PT Waruna Shipyard Indonesia itu bermula pada Kamis (27/11/2025) pagi lalu. Dimana pada saat itu, cuaca sedang  hujan deras, ia bersama enam teman seprofesinya mendatangi areal workshop untuk berteduh dan ketika itu tidak ada kegiatan pekerjaan.


Setelah beberapa saat duduk di areal workshop itu.Untuk menghangatkan tubuh, mereka pun merokok. Baru beberapa kali hisap rokok, tiba-tiba Manager Painting & Scaffolding datang dan langsung memphoto mereka, sembari marah-marah.

" Sewaktu kami sedang merokok, pak Shaik datang dan memphoto kami.Setelah itu dia marah-marah dan membanting barang-barang yang ada di dekat bapak itu. Udah itu, pak Shaik melempar helm kerja ke arah kami. Setelah itu dia mengatakan kalian risen aja." jelas Aulia.

Lanjut Aulia Machfud Al Husaini, keesokan harinya, Jumat (28/11/2025) malam sepulang kerja, mereka mendatangi kediaman Mohammed Shaik Yamani, guna minta maaf sekaligus untuk mengetahui kejelasannya. Namun beliau tidak berada ditempat.

" Tadi, setelah jam istirahat kerja. Kami dipanggil ke ruangan HR untuk menandatangani surat pengunduran diri. Sampai saat ini, atau pun setelah kejadian itu, kami tidak pernah menerima surat peringatan, baik itu surat peringatan l atau surat peringatan ke lll " terang Aulia Machfud Al Husaini.

Dengan adanya paksaan tersebut dan kurang pahamnya Undang-undang tentang ketenagakerjaan. Akhirnya empat ( Anggiat sianifar, Riski, Gunawan Saragih, Diki Wahyudi) karyawan PT Waruna Shipyard Indonesia itu pun menandatangani surat pengunduran diri. Sedangkan Aulia Machfud Al Husaini menolak untuk menandatangi surat itu. (BTI.COM)

Polsek Medan Sunggal Berhasil Tangkap Komplotan Begal yang Beraksi di 24 Lokasi Kota Medan


SUNGGAL | beritaterbaruindonesia.com  - Polsek Sunggal berhasil menangkap tujuh Komplotan Begal Sadis bersenjata tajam yang kerap beraksi di Wilayah Kota Medan, dimana Para pelaku telah beraksi di sekitar 24 lokasi.

Kapolsek Medan Sunggal KOMPOL Bambang G Hutabarat menjelaskan ketujuh para Pelaku yang berhasil di tangkap adalah VRM (20), JF (20), CPR (21), MF (18), DPD (22), AJW (17) dan HBS (31). Satu di antara pelaku yang ditangkap merupakan penadah.

"Para Tersangka Begal Sadis ini ada tujuh orang yang berhasil kami amankan, satu di antaranya adalah penadah, penampung atau penerima hasil dari kejahatan mereka" jelas Kapolsek Medan Sunggal saat Konferensi Pers, Senin (1/12/2025).

KOMPOL Bambang G Hutabarat mengatakan para pelaku telah beraksi di 24 lokasi, bahkan Para Pelaku ini tidak segan untuk melukai para Korbannya, dimana Komplotan ini biasanya beraksi pada saat menjelang Dini Hari.

"Untuk 7 tersangka ini, hasil pemeriksaan yang kita lakukan, mereka mengakui sudah melakukan kasus pencurian dengan kekerasan ini di 24 TKP, yang ada di Kota Medan. Bahkan, ada beberapa TKP yang dilakukan di luar daerah Kota Medan," jelas Kapolsek Medan Sunggal.

KOMPOL Bambang G Hutabarat, menyebutkan satu dari tujuh pelaku tersebut diserahkan ke Polsek Medan Tembung. Pasalnya, pelaku tersebut biasanya beraksi di wilayah hukum Polsek Medan Tembung, belum pernah di wilkum Polsek Sunggal.

"Satu sudah kita serahkan kepada Polsek Medan Tembung mengingat pada saat kita melakukan pemeriksaan, tersangka tidak ada untuk ikut serta di wilayah kita, tapi terlibat dalam kasus yang sama di wilayah hukum Medan Tembung" ujar Kapolsek Medan Sunggal.

Selain menangkap ketujuh pelaku, petugas juga mengamankan empat unit handphone, empat sepeda motor, dan uang sebesar Rp 7,5 juta.

"Komplotan spesialis Begal yang telah beraksi di 24 TKP ini disangkakan dengan Pasal 365 Ayat (2) Ke-2e KUHPidana dan terancam 9 tahun penjara" tutup Kapolsek Medan Sunggal. (IND / BTI.COM) 

Warga Marelan di Hebohkan Adanya Temuan Satu Keluarga Tewas Dalam Ruko


MEDAN | beritaterbaruindonesia.com — Warga Jalan Marelan I, Lingkungan 8, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, dihebohkan dengan adanya penemuan tiga jasad dalam sebuah ruko, Senin (1/12/2025).

Ketiga korban yang merupakan satu keluarga - Sugandi (40), Juliana (38), dan anak mereka berinisial Z (8) - ditemukan dalam keadaan tak bernyawa dan sudah mulai membusuk. Posisi jenazah berada di lokasi yang berbeda: sang suami ditemukan di anak tangga, istrinya di lantai dua ruko, dan sang anak di dalam kamar lantai dua.

Warga sebelumnya mencurigai adanya bau tidak sedap dari dalam ruko tersebut. Setelah laporan diterima, pihak Polsek Medan Labuhan bersama perangkat lingkungan dan Babinsa membuka paksa pintu ruko dengan disaksikan keluarga korban.

"Kami menemukan jasad sang Suami di anak tangga, kemudian Istri dan Anak di lantai dua"  Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan, IPTU dr. Hamzar Nodi SH. MH. 

Diduga sementara, ketiga korban meninggal akibat menghirup asap dari mesin genset yang digunakan saat listrik padam melanda kawasan tersebut. Namun polisi belum dapat memastikan penyebab pasti kematian.

“Kita tunggu hasil pemeriksaan rumah sakit, kita belum bisa menyimpulkan kematian ketiganya” tambah IPTU Dr. Hamzar Nodi

Lokasi kejadian langsung dipasang garis polisi dan warga diminta menjauh sambil menunggu Tim Inafis Polres Pelabuhan Belawan. Ketiga jenazah kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk dilakukan visum.

“Kita bawa ke RS Bhayangkara Medan untuk pemeriksaan lebih lanjut" tutup Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan. (IND /BTI. COM)

Mutasi Perwira, Sejumlah Kanit Reskrim Berganti Posisi di Polrestabes Medan


MEDAN | beritaterbaruindonesia.com - Sejumlah perwira di Polrestabes Medan mengalami pergeseran posisi, termasuk beberapa Kanit Reskrim di sejumlah polsek.

Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram bernomor ST/52/XI/KEP/2025, yang dikeluarkan pada Sabtu (29/11/2025).

Dua perwira yang sebelumnya menduduki jabatan Kanit Reskrim saling bertukar posisi. AKP Harles Richter Gultom, yang sebelumnya menjabat Kanit Reskrim Polsek Helvetia, bergeser menjadi Kanit Reskrim Polsek Sunggal. Sebaliknya, AKP Budiman Simanjuntak kembali dipercaya menjadi Kanit Reskrim, kali ini di Polsek Helvetia.

Selanjutnya, Kanit Reskrim Polsek Medan Area, IPTU Dr. Dian Pranata Simangunsong, dimutasi menjadi Kaur Subbagbinkar Bag SDM Polrestabes Medan. Sementara penggantinya adalah IPTU M. Yusuf Dabutar, yang sebelumnya menjabat Panit 1 Unit Paminal Si Propam Polrestabes Medan. Sebelumnya, IPTU Yusuf juga pernah menjabat sebagai Kanit Reskrim Polsek Patumbak.

Kemudian, Kanit Reskrim Polsek Medan Tuntungan, IPTU Ammar Riswandha Prajamanggala, dimutasi menjadi Kasubnit 2 Unit 5 Satreskrim Polrestabes Medan. Sebagai penggantinya, IPDA Jacky Alexsi Marpaung, yang sebelumnya Panitopsnal 2 Unitreskrim Polsek Medan Area, dipercaya menduduki kursi yang ditinggalkan.

Selain itu, IPDA Edison Ginting, Panitopsnal 1 Unitreskrim Polsek Medan Area, juga meninggalkan polsek yang terletak di Jalan Semeru tersebut. Ia dimutasi menjadi Panitopsnal 2 Unitreskrim Polsek Pancurbatu.

Kemudian PS Pamapta 2 SPKT Polrestabes Medan, IPDA Erwin Parsaoran Sipayung, dipercaya menjadi Panitopsnal 3 Unitreskrim Polsek Medan Area.

Mutasi juga menyentuh Panitopsnal 3 Unitreskrim Polsek Medan Kota. IPDA Rikardo Manurung dimutasi menjadi Panitopsnal 3 Unitreskrim Polsek Delitua.

Berikutnya, rotasi jabatan terjadi pada Panitopsnal 1 Unitreskrim Polsek Medan Timur, IPDA Ramot Robet Ubat Simangunsong, yang bertukar posisi dengan Panitopsnal 1 Unitreskrim Polsek Medan Helvetia, IPDA Hermato.

PS Kanit Samapta Polsek Medan Timur, IPDA Hendrizal, dimutasi menjadi Paurident 1 Satreskrim Polrestabes Medan. PS Kanit Lantas Polsek Patumbak, IPDA Ellis Marihot Marojahan Sitorus, dimutasi menjadi Panitopsnal 1 Unitreskrim Polsek Medan Barat.

Selain itu, empat personel yang sebelumnya menjabat sebagai Pama Polrestabes Medan juga mendapatkan promosi jabatan.

Keempatnya yakni IPTU Ruspian, diangkat dalam jabatan baru sebagai Kanit 1 Satresnarkoba Polrestabes Medan.

IPTU Herman Sentosa, dimutasi menjadi Panitopsnal 3 Unitreskrim Polsek Sunggal. IPDA Haryono, dimutasi menjadi Kaurmintu Satresnarkoba Polrestabes Medan. IPDA Beri Anggara Awal, dimutasi menjadi Kasubnit 2 Unit 2 Satresnarkoba Polrestabes Medan. (IND / BTI. COM)