Selasa, 30 September 2025

BNCT Gelar Pelatihan Inspeksi K3 Digital


MEDAN | beritaterbaruindonesia.com – PT Belawan New Container Terminal (BNCT) memperkuat komitmennya terhadap budaya keselamatan kerja dengan menyelenggarakan Pelatihan dan Inspeksi K3 berbasis aplikasi digital. Acara ini berlangsung pada minggu kedua September di Graha Pelindo dan menghadirkan Jay Kabamalan, Senior HSE Manager sebagai narasumber utama (09/2025)

Pelatihan ini diikuti oleh 16 peserta dari jajaran manajerial dan superintendent BNCT. Mereka mendapatkan pembekalan mengenai penggunaan aplikasi digital untuk mendukung kegiatan inspeksi keselamatan kerja sehari-hari.

Jay Kabamalan menekankan bahwa penerapan teknologi digital dalam inspeksi K3 akan meningkatkan efektivitas dan akurasi pengawasan. “Dengan teknologi ini, laporan inspeksi menjadi lebih cepat, data lebih akurat, dan tindak lanjut perbaikan dapat dilakukan secara lebih terukur,” jelasnya.

Corporate Secretary BNCT, Rizki Affandi Nasution, menambahkan bahwa pelatihan ini memiliki makna penting tidak hanya bagi internal perusahaan, tetapi juga dalam konteks mendukung standar global. “Keselamatan adalah fondasi dari keberhasilan operasional BNCT. Dengan memanfaatkan aplikasi digital, kami tidak hanya meningkatkan efektivitas pengawasan, tetapi juga memastikan bahwa setiap langkah yang kami ambil sejalan dengan praktik terbaik. Tujuan akhirnya adalah terciptanya lingkungan kerja yang aman, produktif, dan berkelanjutan,” ungkap Rizki.

Melalui kegiatan ini, BNCT berharap seluruh lini kepemimpinan operasional dapat mengintegrasikan inspeksi K3 digital ke dalam rutinitas kerja, sehingga budaya keselamatan semakin melekat dalam setiap aktivitas di terminal. (MARI/BTI.COM)

BNCT Capai 1 Juta Jam Kerja Tanpa Kehilangan Waktu Akibat Cedera


BELAWAN | beritaterbaruindonesia.com – PT Belawan New Container Terminal (BNCT) mencatatkan pencapaian penting dalam bidang keselamatan kerja dengan berhasil mencapai 1.000.000 jam kerja tanpa kehilangan waktu akibat cedera (Lost Time Injury/LTI) sepanjang periode Januari hingga Juli 2025.

Raihan ini tidak hanya mencerminkan kepatuhan perusahaan terhadap standar keselamatan kerja internasional, tetapi juga menegaskan komitmen BNCT untuk menempatkan aspek keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap aktivitas operasional. Selain pencapaian tersebut, BNCT juga berhasil menjaga catatan zero occupational illness injury, zero security incident, dan zero marine pollution pada periode yang sama.

Corporate Secretary PT BNCT, Rizki Affandi Nasution, menyampaikan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari keterlibatan aktif seluruh insan BNCT.

“Keselamatan kerja adalah budaya yang terus kami bangun bersama. Pencapaian 1 juta jam kerja tanpa LTI ini menjadi bukti nyata konsistensi seluruh karyawan dalam menempatkan keselamatan sebagai bagian integral dari pekerjaan sehari-hari. Ke depan, kami akan terus memperkuat budaya ini agar setiap aktivitas di terminal dapat berjalan selamat, lancar, dan berkelanjutan,” ujar Rizki.

BNCT yang resmi beroperasi sejak awal 2024, terus berupaya menghadirkan layanan terminal peti kemas yang modern, produktif, dan terus berbenah agar dapat menerapkan standar global. Dengan mengusung semangat “Safe Together”, BNCT menegaskan bahwa keberhasilan operasional dan pencapaian bisnis hanya dapat diraih apabila keselamatan kerja terjamin sepenuhnya.

Lebih jauh, kehadiran BNCT juga menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran arus logistik dan perekonomian nasional. Sebagai salah satu gerbang utama perdagangan internasional di kawasan barat Indonesia, BNCT berperan strategis dalam memperkuat daya saing pelabuhan Belawan dan memastikan rantai pasok berjalan lebih efisien, aman, serta berkelanjutan.

Pencapaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh insan BNCT untuk terus menjaga konsistensi dalam bekerja dengan aman, sekaligus memperkuat posisi perusahaan sebagai operator terminal peti kemas yang mengedepankan produktivitas, keselamatan, dan keberlanjutan. (MARI/BTI.COM)

BNCT Gelar Refreshment Safety 7 dalam Rangka Global Safety Day 2025


MEDAN | beritaterbaruindonesia.com – PT Belawan New Container Terminal (BNCT) memperingati Global Safety Day 2025 dengan menggelar kegiatan refreshment prinsip Safety 7 yang menjadi standar keselamatan kerja di lingkungan DP World. Acara ini berlangsung di Theater Ballroom Graha Pelindo lantai 7 dan diikuti oleh 70 karyawan BNCT yang mewakili tiap divisi pada 17 September 2025 lalu. 

Kegiatan menghadirkan dua pembicara utama, yakni Sumardi, Direktur Operasional BNCT, dan Jay Kabamalan, Senior HSE Manager DP World APAC. Keduanya menekankan kembali pentingnya penerapan prinsip Safety 7 yang terdiri dari: care, understand, lead, talk, use, recognise, dan eliminate.

“Keselamatan bukan hanya aturan, tetapi budaya yang harus tumbuh di setiap individu. Dengan refreshment ini, kami ingin memastikan seluruh karyawan tetap mengingat dan menerapkan Safety 7 dalam setiap aktivitas kerja,” ujar Sumardi dalam sambutannya.

Sementara itu, Jay Kabamalan menegaskan bahwa Safety 7 merupakan pondasi global yang telah terbukti efektif mencegah kecelakaan kerja di berbagai terminal yang dikelola DP World. “BNCT adalah bagian penting dari jaringan global DP World. Penerapan Safety 7 secara konsisten akan menjaga reputasi perusahaan sekaligus melindungi setiap pekerja,” ungkapnya.

Corporate Secretary BNCT, Rizki Affandi Nasution, menyampaikan bahwa momentum Global Safety Day ini menjadi pengingat penting akan peran keselamatan dalam mendukung kinerja perusahaan. “BNCT berkomitmen untuk menumbuhkan budaya keselamatan sebagai prioritas utama. Keberhasilan operasional tidak hanya diukur dari produktivitas, tetapi juga dari seberapa aman dan nyaman lingkungan kerja yang kami ciptakan bagi seluruh karyawan,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, BNCT berharap semangat Global Safety Day 2025 dapat terus hidup dalam keseharian karyawan dan menjadikan Safety 7 sebagai panduan dalam setiap langkah operasional perusahaan. (MARI/BTI.COM)

BNCT dan Puskopal Kodaeral I TNI AL Belawan Jalin Kerja Sama untuk Perkuat Keamanan Terminal


BELAWAN | beritaterbaruindonesia.com – PT Belawan New Container Terminal (BNCT) menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan operasional dengan menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Pusat Polisi Militer Angkatan Laut (Puskopal) Kodaeral I TNI AL Belawan. Perjanjian ini mencakup pelaksanaan pengamanan dan manajemen stakeholder di wilayah kerja BNCT.

Acara penandatanganan berlangsung di Kantor PT BNCT pada 29 September 2025 dan turut disaksikan oleh Komandan Kodaeral I, Laksamana Muda TNI Deny Septiana, S.IP., M.A.P. Kehadiran unsur TNI AL dalam perjanjian ini mempertegas sinergi antara sektor maritim nasional dengan perusahaan operator terminal peti kemas internasional.

Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat sistem pengamanan di kawasan operasional BNCT, sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang kondusif bagi seluruh stakeholder. Dengan adanya dukungan Puskopal Kodaeral I, diharapkan potensi risiko gangguan keamanan dapat diminimalisasi sehingga kegiatan bongkar muat peti kemas di Belawan dapat berjalan lancar dan efisien.

HSSE Lead PT BNCT, Donni Priambodo, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam menjaga keberlangsungan operasional perusahaan.

“Keamanan adalah fondasi utama dari kelancaran aktivitas terminal. Melalui kerja sama ini, BNCT semakin siap memberikan layanan yang aman, terpercaya, dan profesional bagi para pengguna jasa. Kami percaya kolaborasi dengan Puskopal Kodaeral I akan memperkuat posisi BNCT sebagai pelabuhan internasional yang mendukung kelancaran logistik nasional,” ungkap Donni.

Sejak beroperasi pada awal 2024, BNCT terus mengembangkan diri sebagai terminal peti kemas modern yang mengedepankan efisiensi, produktivitas, dan keberlanjutan. Dengan kerja sama strategis ini, BNCT semakin memperkokoh perannya sebagai pintu gerbang perdagangan internasional di kawasan barat Indonesia yang aman dan kompetitif. (MARI/BTI.COM)

BNCT Capai Kemajuan Dekarbonisasi: Dua Forklift Listrik Mulai Beroperasi


BELAWAN | beritaterbaruindonesia.com – PT Belawan New Container Terminal (BNCT) kembali menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan dan inovasi operasional. Perusahaan resmi mengoperasikan dua unit forklift listrik yang menggantikan forklift berbahan bakar fosil, sebagai bagian dari langkah strategis menuju dekarbonisasi.

Langkah ini diestimasi mampu memberikan kontribusi pengurangan emisi karbon dioksida (CO₂) hingga 8 persen dari aktivitas operasional forklift BNCT. Pencapaian ini sejalan dengan tujuan global DP World yang menargetkan net-zero emission pada 2050, sekaligus mendukung target internal BNCT untuk mencapai 50 persen dekarbonisasi pada tahun 2030.

Corporate Secretary PT BNCT, Rizki Affandi Nasution, menegaskan bahwa investasi pada forklift listrik ini bukan sekadar penggantian peralatan, tetapi juga wujud nyata transformasi keberlanjutan.

“Penggunaan forklift listrik adalah langkah konkret kami dalam mengurangi jejak karbon sekaligus memperkuat efisiensi operasional. BNCT percaya bahwa keberhasilan bisnis di era sekarang tidak bisa dilepaskan dari tanggung jawab lingkungan. Dengan langkah kecil namun signifikan ini, kami ingin membangun masa depan pelabuhan yang lebih bersih, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Rizki.

Sejak awal beroperasi pada 2024, BNCT berkomitmen menghadirkan layanan terminal peti kemas yang modern, aman, dan berstandar internasional. Inisiatif dekarbonisasi melalui penggunaan forklift listrik ini semakin menegaskan posisi BNCT sebagai pelabuhan yang mendukung kelancaran logistik sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan. (MARI/BTI)

BNCT percaya bahwa upaya menjaga keseimbangan antara produktivitas dan keberlanjutan akan memperkuat daya saing pelabuhan Belawan serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan semangat “Safe Together”, BNCT bertekad melanjutkan berbagai inovasi hijau untuk memastikan setiap kargo yang dipindahkan juga berkontribusi terhadap masa depan yang lebih baik. (MARI/BTI.COM)

Sabtu, 27 September 2025

Kapolsek Medan Labuhan Pimpin Giat Cegah Tawuran, Dengan Patroli Jalan Kaki Di Titik Rawan Tawuran


MEDAN LABUHAN | beritaterbaruindonesia.com - Kapolsek Medan Labuhan KOMPOL Tohap Sibuea SE.SH, Kanit Intel AKP Bambang dan Kanit Reskrim IPTU Dr. Hamzar Nodi SH.MH berserta Jajaran  Polsek Medan Labuhan laksanakan giat Patroli Jalan Kaki dalam rangka memastikan keamanan Warga, sekitar Lingkungan 8 Kelurahan Kampung Nelayan Indah dan Lingkungan 14 dan 15 Kelurahan Pekan Labuhan, Sabtu Malam (27/9/2025).

Pelaksanaan Patroli Jalan Kaki di Lingkungan 14 dan 15 Kelurahan Pekan Labuhan dan Lingkungan 8 Kelurahan Kampung Nelayan Indah, tersebut adalah titik titik rawan terjadinya Kejahatan dan Tawuran antar Warga, di Wilayah hukum Polsek Medan Labuhan.

Kegiatan Patroli Jalan Kaki ini di lakukan sebagai langkah-langkah pencegahan yang serius dan sistematis oleh Polsek Medan Labuhan salah satunya Patroli Jalan Kaki dan Sambang langsung di titik titik yang Rawan akan aksi Tawuran dan tindak kejahatan lainnya.

Adapun maksud dan tujuan Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk nyata sesuai dengan pesan dari Kapolres Pelabuhan Belawan, agar personil kedepankan fungsi pencegahan terjadinya Tawuran antar Warga

KOMPOL Tohap Sibuea SE.SH dan Personil melakukan Penjagaan dan Pemantauan agar tidak terjadinya Tawuran atau Tindak Kejahatan lainnya dan dilanjutkan Patroli Jalan Kaki untuk memberikan himbauan langsung kepada para Remaja yang masih nongkrong agar segera membubarkan diri dan Pulang.

"Kami melakukan Patroli Jalan Kaki untuk mencegah aksi Tawuran terulang, Patroli Jalan Kaki lakukan untuk mendeteksi tempat Kumpul Anak-anak muda yang suka Nongkrong. Kami beri himbauan para Remaja yang lagi Nongkrong nongkrong tersebut untuk membubarkan diri dan segera Pulang" jelas Kapolsek Medan Labuhan. (IND/BTI.COM)

Jumat, 26 September 2025

PERMAK SUMUT Desak KEJATI SUMUT Tetapkan Anak Buah Bobby Nasution Sebagai Tersangka Smartboard


MEDAN | beritaterbaruindonesia.com - Pergerakan Mahasiswa Anti Korupsi (PERMAK) Sumatera Utara berjanji akan terus menggelar unjuk rasa di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) dan Kantor Gubernur Sumatera Utara. 

Aksi ini akan terus berlanjut sampai FH ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan smartboard di Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Langkat.

Hal ini disampaikan oleh Cristo Djorgi Situmorang, koordinator lapangan aksi di Medan kepada awak media, Jumat (25/9/2025).

Menurutnya, sudah ada dugaan kuat FH yang merupakan anak buah Bobby Nasution itu adalah aktor utama dan pelaku utama di balik kasus ini. 

"Kami akan terus melakukan aksi unjuk rasa berjilid-jilid karena sudah jelas mens rea dari aktor utama kasus tersebut," ujar Cristo.

Dugaan keterlibatan FH tidak hanya terjadi di Langkat. PERMAK SUMUT menyoroti pola yang sama saat FH menjabat di beberapa daerah lain. Seperti di Serdang Bedagai, saat menjadi Sekda, diduga ada pengadaan smartboard senilai Rp50 miliar. Kemudian di Disdik  Sumatera Utara juga diduga senilai Rp 50 miliar.

Kemudian di Kota Tebing Tinggi, Pengadaan hal yang sama yaitu smartboard senilai Rp 14 miliar dimana Pj Walikotanya adalah adeknya FH sendiri MH dan sadisnya semua pengadaan ini diduga melibatkan rekanan yang sama, yaitu Bahrum alias Baron, yang disebut-sebut dibawa oleh FH.

PERMAK SUMUT menduga FH telah memperoleh keuntungan hingga puluhan miliar rupiah dari empat proyek pengadaan smartboard di berbagai daerah/OPD tersebut.

Dugaan ini diperkuat dengan adanya indikasi bahwa begitu FH dilantik menjadi Pj Bupati Langkat, ia langsung mengumpulkan OPD dan TAPD untuk menjalankan pengadaan smartboard.

Pola ini sama seperti yang ia lakukan saat menjabat di Serdang Bedagai, di mana ia meminta Bupati Sergai dan memerintahkan Kadisdik Sergai untuk melaksanakan pengadaan smartboard.

Masih menurutnya, untuk memuluskan aksinya di Langkat, FH diduga menempatkan orang-orang kepercayaannya di posisi strategis, seperti F.K.,  mantan ajudan FH saat di Serdang Bedagai, ditempatkan sebagai Kepala Bidang (Kabid) SD di Disdik Langkat, kemudian RHG., teman satu angkatan STPDNnya dan tinggal di rumah dinas yang sama dengan Hasrimy, diangkat sebagai Sekretaris Dinas (Sekdis) Pendidikan Langkat dan menjabat Pejabat Penatausahaan Keuangan.

Menurut PERMAK, kedua pejabat ini yang merencanakan dan mempercepat proses pencairan dana smartboard. Bahkan, ada informasi dari BPKAD yang beredar berkas permohonan pencairan dana belum lengkap dan belum dinomori, namun sudah dicairkan oleh Kepala BPKAD Langkat.

“Kami mendesak Kejati Sumut untuk segera menindaklanjuti kasus ini dengan menetapkan FH sebagai tersangka. Korupsi ini bukan hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga mencoreng citra pendidikan di Sumatera Utara," tutup Cristo. (BTI. COM) 


Kamis, 25 September 2025

IPTU Dr. Hamzar Nodi SH.MH, Motivasi Anak - Anak Muda Bermain Sepak Bola


MEDAN MARELAN | beritaterbaruindonesia.com - Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan IPTU Dr. Hamzar Nodi SH.MH mengajak para Pemuda di Lingkungan 28 Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan untuk berolaraga bermain Sepak Bola, Kamis (25/9/2025).

Sebagai bentuk Motivasi dan Pembinaan Mental, karena Sepak Bola mengajarkan nilai-nilai seperti Kerja Keras, Disiplin dan Pantang Menyerah, kegiatan ini diharapkan mampu membentuk karakter Positif dan menjauhkan para pemuda dari aksi tawuran.

Bermain Sepak Bola mengajarkan cara mengatasi tantangan dan menjalin kebersamaan di antara Generasi Muda, manfaat bermain sepak bola untuk pemuda dapat membentuk Karakter Positif.

"Sepak bola bisa melatih disiplin, kerja keras, dan ketekunan untuk mencapai tujuan, melatih petahanan mental, Pemain belajar untuk bangkit kembali setelah kalah dan tidak menyerah saat menghadapi kesulitan serta membangun semangat kebersamaan di Lapangan sepak bola" jelas Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan.

Dengan kegiatan ini juga dapat menjadi tempat untuk menjalin persahabatan dan ikatan antar Warga yang kuat.

Kepala Lingkungan 28 Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan memberi apresiasi kepada Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan.

"Dengan mengadakan permainan Sepak Bola ini, fungsi dan peran sebagai seorang anggota Polrli sebagai garda terdepan di tengah-tengah Masyarakat, diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik dan para generasi muda khususnya di Lingkungan 28 ini pun dapat terhindar dari hal-hal yang negatif " ujar M. Zain Sinambela.

Adapun tujuan kegiatan Bermain Sepak Bola ini untuk mengajarkan para Pemuda berkomunikasi dan kerja sama serta menanamkan nilai keolahragaan, belajar untuk menghormati aturan dan mengembangkan keterampilan sosial, Berinteraksi dengan antar Warga.

Di akhir permainan Sepak Bola Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan IPTU Dr. Hamzar Nodi SH.MH. memberikan Cindramata berupa Bola Kaki kepada para Pemain Bola Warga Lingkungan 28 Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan tersebut. (IND/BTI.COM)

Rabu, 24 September 2025

Gawat Bah, Ada Pula Gudang Pengoplos Gas Bersubsidi di Desa Manunggal Kecamatan Labuhan Deli


LABUHAN DELI | beritaterbaruindonesia.com – Dugaan praktik pengoplosan gas bersubsidi kembali mencuat, di Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli, tepatnya di kawasan Pasar 7 Helvetia, terpantau aktivitas mencurigakan yang diduga kuat sebagai bisnis ilegal pengoplosan gas elpiji.

Pantauan awak media di lokasi menunjukkan sejumlah mobil keluar-masuk membawa tabung gas ukuran 3 kilogram ke dalam sebuah gudang tertutup. Tak hanya itu, terlihat pula mobil lain mengangkut tabung gas ukuran 12 kilogram yang diduga merupakan hasil dari pengoplosan.

Informasi di lapangan gudang tesebut diduga adanya keterlibatan anggota TNI, dimana menurut sumber dari masyarakat Modus operandi kerja mereka dengan cara isi tabung gas subsidi 3 kilogram dipindahkan ke tabung ukuran 12 kilogram dengan menggunakan peralatan khusus. Praktik ini dijalankan secara sistematis oleh para pekerja atas kendali mafia gas, yang disebut-sebut menerima bayaran fantastis untuk melancarkan bisnis haram tersebut.

Dengan modus ini, mafia gas meraup keuntungan berlipat dengan cara menjual gas subsidi seolah-olah sebagai gas non-subsidi. Selain merugikan masyarakat kecil yang seharusnya berhak mendapatkan gas bersubsidi, praktik ilegal ini juga menimbulkan kerugian besar bagi negara.

Selain merugikan negara dan masyarakat, praktik pengoplosan gas elpiji juga menyimpan ancaman besar bagi keselamatan. Aktivitas pemindahan isi tabung dengan peralatan seadanya sangat rawan kebocoran gas yang bisa memicu kebakaran atau ledakan sewaktu-waktu.

Lokasi pengoplosan yang berada di tengah permukiman warga jelas menimbulkan bahaya serius. Jika kebakaran atau ledakan terjadi, bukan hanya pekerja yang terancam, tetapi juga nyawa masyarakat sekitar yang bisa menjadi korban.

Dimana di ketahui bahwa praktik pengoplosan gas elpiji bersubsidi merupakan tindak pidana. Hal ini telah diatur dalam Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana diubah dalam UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, yang menyebutkan :

"Setiap orang yang menyalahgunakan pengangkutan dan/atau niaga bahan bakar minyak, bahan bakar gas, dan/atau liquefied petroleum gas yang disubsidi pemerintah, dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling tinggi Rp60.000.000.000 (enam puluh miliar rupiah)"

Dengan demikian, aparat penegak hukum memiliki dasar yang kuat untuk menindak tegas para pelaku pengoplosan gas bersubsidi di Labuhan Deli.

Untuk itu, masyarakat meminta Kapolda Sumut, Polres Pelabuhan Belawan, Pomdam I/BB, Kodam I Bukit Barisan, Bais, Lantamal I Belawan, serta Pertamina agar segera turun tangan menindak tegas keberadaan gudang pengoplosan gas bersubsidi yang jelas-jelas menyalahi aturan tersebut. (BTI.COM)

3 Pekerja Menjadi Korban Luka Bakar Serius, PT. GROWTH SUMATERA Terus Menutup-Nutupi Kejadian Tanur Yang Meledak


MEDAN DELI | beritaterbaruindonesia.com - Tempat Peleburan Besi Baja (TANUR) milik PT. GROWTH SUMATERA, Jalan K.L Yos Sudarso tempatnya pas depan simpang KIM 1 Kecamatan Medan Deli, Meledak pada Hari Selasa Sore (23/9/2025) lalu yang mengakibatkan 3 Orang Pekerjanya teluka Bakar Serius akibat terkena tumpahan Cairan Besi Baja.

Ledakan Tanur tersebut sempat mengeluarkan Api dan membakar disekitar lokasi ledakan, untungnya Api dapat dipadamkan dengan cara menggunakan tabung pemadam kebakaran (Fire Extinguisher) Racun Api milik perusahaan.

Awak Media mencoba meminta keterangan dari pihak PT. GROWTH SUMATERA terkait kejadian meledaknya Tanur tersebut, namun sayangnya terhalang oleh Petugas Satpam.


"Tadi dari Kepolisian sudah datang untuk meminta keterangan Bang, dan mereka sudah keluar, kalau Humas atau Managernya tidak ada di tempat Bang" jelas Satpam PT. GROWTH SUMATERA.

Salah satu Warga yang ada di Kantor Lurah Kota Bangun yang bersebelahan dengan Pabrik PT. GROWTH SUMATERA tersebut membenarkan adanya Suara Ledakan, namun tidak tahu betul suara ledakan tersebut itu apa.

“kami sempat terkejut , terdengar suara ledakannya cukup keras itu Bang, cuma kami tidak tahu kalau yang meledak itu Tanur atau apa, tapi yang jelas kami mendengar ada suara ledakan tersebut dari PT. GROWTH SUMATERA” kata salah satu Warga yang namanya tidak mau disebutkan.

Akibat Ledakan itu Cairan Besi Panas yang menyembur keluar mengenai 3 Orang Pekerja dan menghalami Luka Bakar serius di larikan ke Rumah Sakit Eshmun di jalan Marelan Raya.

3 Orang Pekerja yang menjadi Korban Ledakan Tanur PT. GROWTH SUMATERA tersebut adalah 1. Dimas (Kepala Produksi), 2. Korea Sitorus dan ke 3. Andre Fahruza (35) Warga Jalan K.L. Yos Sudarso KM. 9,2 Lingkungan 1 Kelurahan Mabar, ini yang memgalami luka bakar yang cukup parah.

Ketiga Korban Ledakan Tanur PT.GROWTH SUMATERA tersebut semalam cepat memdapat penanganan pihak IGD Rumah Sakit Eshmun Medan Marelan.

Hingga saat ini Pihak PT. GROWTH SUMATERA masih terus menutupi  kejadian Meledaknya Tanur tersebut, sementara pihak Rumah Sakit dan pihak Kepolisian telah membenarkan adanya 3 Orang Pekerja yang menjadi Korban terkena tumpahan Cairan Besi Baja akibat dari Ledakan Tanur milik PT. GROTH SUMATERA tersebut. (BTI. COM) 

Selasa, 23 September 2025

Dokter Arogan Paulus Yusnari Wong Divonis Hukuman 2 Tahun Penjara Oleh Hakim PN Medan


MEDAN | beritaterbaruindonesia.com - Di bawah pengawalan ketat aparat security pengadilan negeri (PN), pada Selasa sore (23/9/25) di Ruang Cakra 7 PN Medan, Ketua Majelis Hakim Philip Mark Soentpiet membacakan amar putusan terhadap terdakwa yakni dr.Paulus yang terjerat kasus pengrusakan pagar seng.

Kini terdakwa diyakini telah terbukti bersalah melakukan tindak pidana pengancaman dan serta pengrusakan pagar seng Korban Ibu Go Mei Siang di Jalan Amplas, Kelurahan Sei Rengas II, Kecamatan Medan Area, Kota Medan.

Hanya saja, tidak diketahui secara persis apa saja hal yang meringankan terhadap terdakwa, sehingga diketahui dari pihak dr. Paulus mengundang beberapa Wartawan dan LSM di saat sidang berlangsung.

Sedangkan menurut Jaksa Penuntut Umum Friska Sianipar, tindakan dr.Paulus memenuhi unsur tindak pidana perusakan barang milik orang lain sebagaimana dalam KUHPidana Pasal 406 Junto Pasal 55, dimana Kasus ini bermula pada 12 September 2023 yang lalu, saat Paulus bersama beberapa orang lain, yakni Irwansyah Lubis alias Iwan Jangek, Helmi Fadli, Fajri Alwi, dan Alui Zisokhi Halawa (dalam berkas terpisah) melakukan perusakan terhadap pagar seng setinggi 8 meter milik Go Mei Siang.

Kemudian, setelah sekian lama bersidang Ketua Majelis Hakim Philip Mark Soentpiet yang didampingi oleh Panitera Simon Sembiring, memberikan vonis dan menjatuhkan hukuman selama 2 Tahun, dan telah menyatakan dr.Paulus terbukti bersalah dan wajib menjalaninya, serta memberikan kesempatan agar JPU dan PH Terdakwa berpikir-pikir untuk melakukan banding.

Terpisah, Pihak Kuasa Hukum Korban Go Mei Siang Bapak Marimon Nainggolan SH MH, menghargai putusan pengadilan negeri medan tersebut, bahwa bersamaan dengan itu juga atas tanah yang berdiri pagar seng yang dilakukan dan diperintahkan terdakwa untuk dilakukan pengrusakan yang dinyatakan terdakwa bersama istrinya adalah miliknya berdasarkan sertipikat 557 sei rengas permata yang terdaftar atas nama dokter T. Nancy Saragih yang merupakan istri dari terdakwa dr. Paulus Yusnari Lian Saw Zung telah dibatalkan oleh Kanwil BPN Sumatera Utara dengan SK Pembatalan Nomor : 15/Pbt/BPN.12/IX/2024 tanggal 27 September 2024.

Dan juga bersamaan dengan putusan tingkat bading pada PT.TUN No. 110/B/2025/PT.TUN.MDN yang juga telah menguatkan pembatalan sertipikat No. 557 sei rengas permata atas nama dr. T. Nancy Saragih yang dilakukan oleh Kanwil BPN Sumatera Utara tersebut, sehingga kami menghimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih teliti, berhati-hati dan jangan tergiur apabila ada oknum yang mengaku-ngaku sebagai pemilik tanah yang terletak di Jl. Amplas kelurahan sei rengas permata dengan alas hak Sertipikat no 557 atas nama dr. T. Nancy Saragih

"Apabila ada yang menawarkan untuk jual beli ataupun sebagai jaminan pinjaman dikarenakan sertipikat tersebut telah dibatalkan berdasarkan SK Pembatalan Nomor : 15/Pbt/BPN.12/IX/2024 tanggal 27 September 2024", ungkap Marimon Kepada awak media yang bertugas. (BTI. COM)

Tanur Meledak 3 Pekerja Alami Luka Bakar Serius, Karena Kurangnya Pengawasan K3 dari PT Growth Sumatera


MEDAN DELI | beritaterbaruindonesia.com - Ledakan Tanur di PT Growth Sumatera membuat para Pekerja berhamburan keluar menyelamatkan diri, Selasa (23/9/2025).

Pasalnya Tanur tempat Peleburan Besi Baja itu meledak terdengar hingga keluar Pabrik, terlihat para pekerja berlarian menyelamatkan diri keluar Pabrik yang berada di Simpang Kawasan Industeri Medan (KIM) I, Jalan KL. Yos Sudarso Kecamatan Medan Deli.

Api sempat dipadamkan dengan cara menggunakan tabung pemadam kebakaran (Fire Extinguisher) Racun Api milik perusahaan.

“Terkejut kami, terdengar suara ledakannya cukup keras sampai terdengar jauh” kata salah satu Pekerja yang namanya tidak mau disebutkan.

Akibat Ledakan Cairan Besi Panas yang menyembur keluar mengenai 3 Orang Pekerja, hingga menghalami Luka Bakar serius di tragedi Kecelakaan Kerja PT. Growth Sumatera.

3 Pekerja yang menjadi Korban yaitu 1. Dimas (Kepala Produksi), 2. Korea Sitorus dan ke 3. Andre Fahruza (35) Warga Jalan K.L. Yos Sudarso KM. 9,2 Lingkungan 1 Kelurahan Mabar, ini yang memgalami luka bakar yang cukup parah.

Ketiga Korban Kecelakaan Kerja di PT.Growth Sumatera tersebut saat ini lagi memdapat penanganan pihak IGD Rumah Sakit Eshmun Medan Marelan.

Pihak PT. Growth Sumatera seolah-olah menutupi  kejadian Meledaknya Tanur tersebut, dan untuk estimasi kerugian belum dapat dipastikan. (BTI. COM) 

Kamis, 18 September 2025

Aksi Damai Warga Lingkungan VI Kelurahan Titi Papan, Tolak Pembangunan Vihara dan Yayasan Sosial


MEDAN DELI | beritaterbaruindonesia.com - Warga Lingkungan VI Kelurahan Titi Papan Kecamatan Medan Deli melakukan aksi damai di Kantor Camat Medan Deli. Dalam aksi unjuk rasa damai tersebut, Warga membentangkan sejumlah spanduk dan poster yang bertuliskan "Kami Warga Lingkungan VI, Menolak dan Tidak Setuju Dibangunnya Vihara dan Yayasan Sosial di Lingkungan VI Titi Papan, karena di Lingkungan Kami tidak ada Masyarakat yang Beragama Budha, Akibatnya Bisa Menimbulkan Sara", (18/9/2025).

Adit, salah satu Warga Lingkungan VI yang ikut dalam Aksi Damai itu mengatakan "Warga merasa ditipu, dimintai tanda tangan dengan alasan Sembako, tapi tidak tahunya tanda tangan Warga malah dibuat untuk Persetujuan Pembangunan Vihara dan Yayasan Sosial itu" ujarnya. 

Warga juga meminta Lurah Titi Papan dan Kepala Lingkungan VI di copot dari jabatannya, Hal itu lantaran mereka kesal terhadap ulah Kepling yang dituding membuat gaduh dan memecah bela Warganya. 

"Kami Warga meminta kepada Bapak Wali Kota Medan untuk Menindak dan Copot Lurah Titi Papan dan Kepala Lingkungan VI. Kelurahan Titi Papan, bila perlu Camatnya juga, karena tidak berani memberi keputusan dan memenui kami Warganya sendiri" kata Ilham, salah satu Warga yang ikut aksi damai itu. 

Namun sangat disayangkan hingga hari menjelang malam Indra Utama S.STP, M.Si. Camat Medan Deli tersebut tidak berani menampakan batang hidungnya, diduga Camat menghindar dari Warga Lingkungan VI Kelurahan Titi Papan Kecamatan Medan Deli, yang melakukan Aksi Damai dikantornya, dimana Warga meminta Lurah Serta Keplingnya Dicopot.

Awak media inipun mecoba konfirmasi melalui WhatsApp nya, Indra Utama S.STP, M.Si. Camat Medan Deli, namun sampai berita ini ditayangkan Camat tidak ada memberi jawabannya, hingga membuat banyaknya dugaan-dugaan Warga kalau Camat juga telah menerima sesuatu dari pihak yang akan membangun Vihara dan Yayasan Sosial tersebut. (BTI.COM)

PERMAK Sumut Minta Kajari Padang Sidempuan Dinonaktifkan, Diduga Rekayasa Kasus Korupsi Terhadap Fahmi Siregar


MEDAN | beritaterbaruindonesia.com - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Anti Korupsi (PERMAK) Sumatera Utara menggelar unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) pada hari Rabu, 17 September 2025.

Aksi ini menuntut penonaktifan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Padang Sidempuan, Lambok Sidabutar, atas dugaan rekayasa kasus korupsi yang menjerat mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Ismail Fahmi Siregar.

Koordinator Aksi dan Sekaligus Ketua Umum PERMAK Sumut Asril Hasibuan, dalam orasinya menuding adanya manipulasi hukum yang dilakukan oleh oknum jaksa di Kejari Padang Sidempuan. Menurutnya, Ismail Fahmi Siregar telah menjadi korban jebakan hukum setelah dijanjikan tuntutan ringan, yaitu 1 tahun 6 bulan penjara, dengan syarat menyerahkan uang ganti rugi yang tidak pernah dinikmatinya.

"Uang yang diterima oleh Ismail Fahmi Siregar bukanlah untuk dirinya sendiri, melainkan atas perintah Walikota Padang Sidempuan, Irsan Effendy Nasution. Namun, fakta ini diputarbalikkan. Berita Acara Pemeriksaan (BAP) diubah, bukti-bukti dimanipulasi," teriak Asril.

Lebih lanjut, Asril juga mengungkapkan adanya pemerasan yang diduga dilakukan oleh oknum Kasi Intel Kejari Padang Sidempuan, YZ, yang meminta uang sebesar Rp.350 juta dari Bapak Fahmi Siregar.

"Setelah semua uang diserahkan dan data diberikan, para oknum jaksa justru memutarbalikkan fakta dan memaksa Ismail Fahmi untuk mengubah BAP. Mereka memaksa untuk menghilangkan nama-nama pejabat besar, termasuk nama Walikota," lanjutnya.

Asril juga mempertanyakan ketidakjelasan penilaian kerugian negara serta tidak hadirnya sejumlah saksi kunci, termasuk para camat yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

"Mengapa para Camat tidak dihadirkan sebagai saksi?, Bahkan Camat Padang Sidempuan Tenggara, Eka Yanti Batu Bara, yang terlibat dalam pengutipan uang tersebut dari para kepala desa tidak pernah dihadirkan dalam persidangan," ujarnya lagi.

Aksi ini ditutup dengan penyerahan tuntutan resmi dari PERMAK Sumut kepada perwakilan Kejatisu, Joice V. Sinaga. Dalam tuntutannya, PERMAK mendesak Kejatisu untuk :

1. Menonaktifkan Kajari Padang Sidempuan, Lambok Sidabutar.

2. Menginvestigasi secara menyeluruh penanganan kasus korupsi Alokasi Dana Desa (ADD) Padang Sidempuan Tahun 2023.

3. Memeriksa oknum jaksa berinisial Th, G, dan Es yang diduga terlibat dalam rekayasa BAP dan manipulasi saksi.

4. Memeriksa mantan Kasi Intel Kejari Padang Sidempuan YZ.

5. Memeriksa kembali para pejabat yang diduga menerima aliran dana ADD, termasuk Walikota, Wakil Walikota, Sekda, dan pejabat lainnya.

6. Mendesak Jamwas Kejagung dan Komisi Kejaksaan RI untuk melakukan investigasi mendalam terhadap kasus ini.

Kemudian perwakilan Kejatisu Ibu Joice V. Sinaga, menerima aspirasi tersebut dan meminta PERMAK Sumut untuk melengkapi laporan secara tertulis agar dapat diteruskan kepada Kepala Kejatisu Bapak Harli Siregar.

Ketua Umum PERMAK Sumut Asril Hasibuan, berharap Kejatisu dapat menindak tegas oknum jaksa nakal untuk menegakkan supremasi hukum yang adil di Provinsi Sumatera Utara. (BTI.COM)

Minggu, 14 September 2025

Gegara Operator Alat Rubber Tyred Gantry (RTG) Tidak Provesional, Keributan antar para Sopir Truck Eksternal Dengan Security BNCT Tak Terelakan


BELAWAN | beritaterbaruindonesia.com - Keributan antar Security BNCT dan Para Sopir Truck Eksternal terjadi gegara Operator Alat Rubber Tyred Gantry (RTG) Tidak Provesional dan lambat, hingga membuat waktu kerja para Sopir Truck terbuang sia-sia.

Para Sopir Truck Eksternal yang sedang menunggu muatan malah dituding Maling oleh Security BNCT, karena tidak terima atas tudingan dari Security, keributan di Dermaga BNCT pun tidak terelakan hingga menjadi tontonan dari para pekerja lainnya.

Para Sopir Truck Eksternal merasa dirugikan oleh Operator Alat Rubber Tyred Gantry (RTG) Tidak Provesional dan lambat tersebut, mereka berharap pihak BNCT dapat menidak Operator Alat Rubber Tyred Gantry (RTG) tersebut.

"Waktu kami jadi banyak terbuang bang, kalaulah kerja Operator Alat Rubber Tyred Gantry (RTG) cepat, kan kami bisa dapat Trib lagi, ini sudah gaji tidak seberapa terkadang nunggui muatan sampai satu harian bang, he...malah di curigai hendak maling sama Security, siapa yang tidak emosi bang" jelas salah satu Sopir yang minta namanya jangan ditulis, kepada Media. (MARI/BTI.COM)

Jumat, 12 September 2025

Relawan Wak Young Dan Ditpolairud Polda Sumut Gelar Jumat Berkah


BELAWAN | beritaterbaruindonesia.com - Bentuk kepedulian terhadap masyarakat pesisir. Relawan Wak Young Sumatera Utara bersama Ditpolairud Polda Sumut mengelar Jumat Berkah di Kawasan Siombak Kelurahan Paya Pasir Kecamatan Medan Marelan, Jumat (12/9/2025) 

Jumat berkah kali ini, dengan membagikan 300 karung beras  dan di hadiri oleh personil Ditpolairud Polda Sumut, DPC HNSI Medan dan kader Karang Taruna Belawan. 

Ketua Relawan Wak Young Sumatera Utara Abdul Rahman mengatakan,  kegiatan  Jumat berkah yang dilaksanakan merupakan sebagai bentuk kepedulian Relawan Wak Young Sumatera Utara dan Ditpolairud Polda Sumut terhadap masyarakat pesisir dan  nelayan kecil. 


"Kegiatan Jumat Berkah kali ini dengan membagikan 300 karung beras ukuran 5 Kg kepada masyarakat pesisir yang berada di Kelurahan Paya Pasir Kecamatan Medan Marelan," ucap Abdul Rahman. 

Lanjut Abdul Rahman, semoga apa yang  berikan pada hari ini, dapat dirasakan dan bermanfaatnya bagi masyarakat pesisir. Selain itu juga mengucapkan terima kasih para donatur yang telah bersedia menyisihkan sebagian rezekinya untuk kebutuhan masyarakat pesisir. 


Sementara itu, Dirpolairud Polda Sumut Kombes (Pol) Pahala Panjaitan melalui Kompol Chandra  menyebutkan bahwa kegiatan yang dilakukan Ditpolairud Polda Sumut bersama Relawan Wak Young Sumatera Utara dilaksanakan setiap hari Jumat, dan menjadi kegiatan rutin. Sedangkan lokasi kegiatan berpindah-pindah, dari satu tempat ke tempat lainnya. 

" Apa yang diberikan pada hari ini, semoga dapat bermanfaat bagi masyarakat. Selain Jumat Berkah, di kawasan Siombak ini, pada Sabtu (19/9/2025) malam, Ditpolairud Polda Sumut bersama Relawan Wak Young Sumatera Utara akan mengadakan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kami berharap kepada bapak dan ibu untuk dapat hadir pada acara tersebut " ucap Kompol Chandra. 

Dikatakan Kompol Chandra, sebagai mana di ulang tahun Polri ke 79 dengan thema " Polri Untuk Masyarakat. " Jadi Polri mengedepankan masyarakat. Segala kegiatan masyarakat, Polri selalu hadir di tengah-tengah masyarakat" tutup Kompol Chandra. (IND/BTI.COM)

Kamis, 11 September 2025

Desak Jaksa Bongkar Aktor Utama Proyek Smartboard Rp 50 Miliar


MEDAN | beritaterbaruindonesia.com - Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat digeledah oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Langkat pada Kamis, 11 September 2025, terkait kasus dugaan korupsi pengadaan smartboard senilai Rp50 miliar tahun anggaran 2024.

Penggeledahan ini mendapat apresiasi penuh dari Jonson David Sibarani, S.H., M.H., selaku Penasihat Hukum (PH) mantan Kepala Dinas Pendidikan, Dr. Saiful Abdi Siregar, S.H., S.E., M.Pd.


Jonson David Sibarani menyatakan, pihaknya menyambut baik langkah hukum tersebut dan berharap Kejari Langkat dapat membongkar tuntas siapa saja aktor yang sesungguhnya berada di balik proyek fantastis ini.

"Mungkin banyak pihak yang bingung atas apresiasi kami. Publik selama ini digiring seolah-olah klien kami, Saiful Abdi Siregar, adalah otak dari pengadaan smartboard ini. Padahal, hal itu sangat keliru," ujar Jonson, CEO Kantor Hukum Metro.

Menurut Jonson, saat proyek ini direncanakan dan direalisasikan, kliennya sudah tidak aktif di kantor karena terjerat kasus lain. Ia menegaskan, sejak awal Saiful Abdi tidak pernah menyetujui proyek ini karena nominalnya yang terlalu besar dan tidak wajar untuk satu item pengadaan di Dinas Pendidikan.

"Ada kekuatan besar yang memaksa proyek ini terlaksana. Bahkan, menurut klien kami, ada penguasa yang memberikan tekanan dan ancaman. Anggaran tiba-tiba muncul di APBD Perubahan 2024, proses tender direkayasa, dan serah terima barang dilakukan dalam hitungan hari. Ini semua adalah skenario yang sangat tidak masuk akal," sebut Jonson.

Bahkan, Jonson mengungkapkan, Saiful Abdi Siregar sempat menghindari Langkat selama beberapa hari untuk menolak menandatangani dokumen pencairan. Namun, karena ancaman dan intimidasi terus berlanjut, dokumen tersebut akhirnya ditandatangani. Yang lebih mengejutkan, Jonson menemukan adanya sejumlah dokumen dengan tanda tangan kliennya yang dipalsukan.

"Aktor di balik ini semua adalah orang-orang di lingkaran dinas yang bersekongkol untuk menjerumuskan klien kami, dengan mencari keuntungan dengan dalih membantu pemenangan salah satu calon Gubsu saat itu

Dengan memanfaatkan kondisi klien yang sedang menghadapi masalah hukum kasus PPPK di Polda Sumut saat itu," jelas Jonson.

Atas temuan ini, Jonson David Sibarani mengaku sudah mengambil langkah hukum. Ia telah melaporkan kasus ini ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta untuk meminta supervisi, serta membuat laporan pemalsuan tanda tangan ke pihak kepolisian.

"Kami juga sudah menyurati Kejari Langkat untuk berkoordinasi dan memberikan informasi yang sebenarnya, agar bola panas tidak dilemparkan kepada klien kami. Ada konspirasi jahat dalam pengadaan smartboard ini yang dilakukan oleh penguasa saat itu," tegas alumni Magister Hukum dari Kampus Universitas Prima Indonesia (UNPRI) Medan ini.

Jonson menambahkan, pihaknya telah mendapatkan informasi mengenai peran salah satu pejabat yang tega melibatkan istri dan anak kandungnya dalam proyek tersebut. Oleh karena itu, ia menilai penggeledahan kantor Dinas Pendidikan sangatlah tepat, bahkan ia mendesak agar jaksa juga melakukan penggeledahan di kantor-kantor terkait lain serta rumah pribadi para aktor yang terlibat agar barang bukti tidak sempat dihilangkan. (IND/BTI)

Senin, 01 September 2025

Humas Pelindo Sebtia, Tak Menjawab Saat Ditanya Terkait Surat Edaran yang Dikeluarkan PT. Pelindo, Diduga Membatasi Pekerja


BELAWAN | beritaterbaruindonesia.com - PT. Pelindo mengeluarkan Surat Edaran Nomor : KL.02.02/31/8/1/HRIS/SDMA/PLND-25, Tentang Kewaspadaan dan Langkah Antisipasi Perusahan dan Pekerja di Lingkungan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Group Terhadap Potensi Gangguan Keamanan Unjuk Rasa, namun hal tersebut mala membuat para pekerja merasa ruang lingkup kerja mereka dibatasi. 

Saat awak media mempertanyakan apakah Surat Edaran yang dibuat PT Pelindo tersebut merugikan para Pekerja?. 

"Kalau merugikan pekerja secara langsung tidak ada bang, tapi itu kan membatasi akses luar yang mau masuk ke seluruh lingkungan kerja Pelindo, Arti nya semakin terbatas dan semakin sulit pihak luar mau mencari informasi, Bahkan itu termasuk ada edaran juga dari Disnaker" jelas salah satu Pekerja di PT. Pelindo yang minta namanya jangan di cantumkan.

Pekerja tersebut itupun mengatakan "Heran nya kok justru disnaker mendukung ketertutupan manajemen Pelindo namun mereka pun tak menjalan kan fungsi pengawasan dengan benar bang" ujarnya, (Maaf,  untuk menjaga masa depan / nama baik narasumber, media tidak menulis namanya).

Media inipun mencoba Konfirmasi kepada Humas Pelindo Regional 1 Belawan Ibu Sabtia, via Whatsapp. Tapi sangat disayangkan, penyakit para Pejabat kalau di Konfirmasi awak media tidak mau menjawab. 

Perlu diketahui Pejabat Publik harus menjawab saat di Konfirmasi, karena mereka memiliki tanggung jawab untuk memberikan informasi kepada Masyarakat. (IND / BTI. COM)