Selasa, 31 Maret 2026

BNCT Perkuat Kebersamaan Internal melalui Buka Puasa Bersama di Terminal A

BELAWAN  | beritaterbaruindonesia.com — PT Belawan New Container Terminal (BNCT) menggelar kegiatan Buka Puasa Bersama dan Ramah Tamah yang diikuti oleh seluruh pegawai perusahaan di lingkungan Terminal A BNCT pada Kamis (12/3). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H, yang bertepatan dengan sekitar 23 Ramadhan 1447 H.

Acara ini menjadi momentum penting bagi BNCT untuk mempererat hubungan internal serta membangun semangat kebersamaan di antara pegawai. Dalam suasana yang penuh kehangatan, kegiatan diawali dengan ramah tamah, dilanjutkan dengan arahan dari Direksi BNCT, dan diakhiri dengan buka puasa bersama.

Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi antarpegawai dalam mendukung kinerja operasional perusahaan yang semakin optimal. Kehadiran manajemen dan seluruh pegawai dalam satu forum kebersamaan mencerminkan soliditas internal yang terus dijaga oleh BNCT.

Corporate Secretary BNCT, Rizki Affandi Nasution, menyampaikan bahwa kebersamaan internal merupakan fondasi utama dalam mendukung keberhasilan perusahaan.

“Kegiatan buka puasa bersama ini menjadi momentum yang sangat baik untuk mempererat hubungan antarpegawai serta membangun semangat kebersamaan di lingkungan BNCT. Ramadhan mengajarkan nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan keikhlasan yang sangat relevan dalam membangun tim kerja yang solid. Kami berharap melalui kegiatan ini, sinergi internal semakin kuat dalam mendukung kinerja perusahaan yang berkelanjutan,” ujar Rizki.

Antusiasme pegawai terlihat dari kehadiran dan partisipasi aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan. Suasana kebersamaan yang terjalin diharapkan dapat terus memperkuat budaya kerja yang positif dan harmonis di lingkungan BNCT.

Melalui kegiatan ini, BNCT menegaskan komitmennya untuk terus membangun hubungan internal yang kuat sebagai bagian dari upaya menciptakan organisasi yang solid, profesional, dan berdaya saing tinggi. (MARI/BTI.COM)

BNCT Pererat Sinergi Stakeholder melalui Buka Puasa Bersama dan Ramah Tamah

MEDAN | beritaterbaruindonesia.com — PT Belawan New Container Terminal (BNCT) menyelenggarakan kegiatan Buka Puasa Bersama dan Ramah Tamah dengan para pemangku kepentingan strategis di Santika Premiere Hotel & Convention Medan, tepatnya di Benteng Restaurant Lantai 3, pada Kamis (5/3). Kegiatan ini dilaksanakan dalam suasana bulan suci Ramadhan 1447 H, yang bertepatan dengan sekitar 16 Ramadhan 1447 H.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah stakeholder utama di sektor kepelabuhanan dan logistik, antara lain KSOP Belawan, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Belawan, Balai Besar Karantina Pertanian Belawan, Dewan Pemakai Jasa Angkutan Laut (Depalindo) Sumatera Utara, Regional 1 Pelindo, General Manager Pelindo Belawan, DPC INSA Medan, DPW ALFI/ILFA Sumatera Utara, DPD GPEI Sumatera Utara, BPD GINSI Sumatera Utara, DPW APINDO Sumatera Utara, serta DPW ASDEKI Sumatera Utara.

Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antar instansi dan pelaku usaha dalam mendukung kelancaran operasional serta peningkatan layanan di sektor kepelabuhanan, khususnya di wilayah Belawan.

Acara diawali dengan ramah tamah, dilanjutkan dengan tausiyah singkat, serta ditutup dengan buka puasa bersama dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Momentum ini dimanfaatkan sebagai wadah komunikasi informal yang konstruktif dalam membangun kolaborasi yang lebih solid ke depan.

Corporate Secretary BNCT, Rizki Affandi Nasution, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dalam menjaga hubungan harmonis dengan seluruh stakeholder.

“Buka puasa bersama ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi momentum strategis untuk mempererat sinergi dan komunikasi dengan seluruh stakeholder yang memiliki peran penting dalam ekosistem kepelabuhanan. Melalui kebersamaan di bulan Ramadhan, kami berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat semakin kuat dalam mendukung kelancaran operasional serta peningkatan kualitas layanan BNCT ke depan,” ujar Rizki.

BNCT meyakini bahwa hubungan yang solid dengan para pemangku kepentingan merupakan kunci dalam menciptakan operasional pelabuhan yang efisien, andal, dan berdaya saing. Oleh karena itu, kegiatan seperti ini akan terus menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam membangun kolaborasi yang berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, BNCT kembali menegaskan komitmennya untuk tidak hanya berfokus pada aspek bisnis, tetapi juga membangun hubungan yang kuat dan sinergis dengan seluruh stakeholder dalam mendukung pertumbuhan industri logistik nasional. (MARI/BTI.COM)

BNCT Perkuat Kemitraan dengan Perusahaan Pelayaran melalui Buka Puasa Bersama dan Ramah Tamah

MEDAN | beritaterbaruindonesia.com — PT Belawan New Container Terminal (BNCT) menggelar kegiatan Buka Puasa Bersama dan Ramah Tamah bersama perusahaan pelayaran sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan kemitraan strategis. Kegiatan ini dilaksanakan di Cambridge Hotel Medan, tepatnya di The View Restaurant Lantai 26, pada Selasa (3/3), bertepatan dengan sekitar 14 Ramadhan 1447 H.

Acara ini dihadiri oleh berbagai perwakilan perusahaan pelayaran yang menjadi mitra BNCT dalam mendukung kelancaran arus logistik dan kegiatan operasional di Pelabuhan Belawan. Momentum bulan suci Ramadhan dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi sekaligus memperkuat komunikasi dan sinergi antara BNCT dan para pelaku usaha pelayaran.

Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, diawali dengan ramah tamah, dilanjutkan dengan tausiyah singkat, dan ditutup dengan buka puasa bersama. Selain sebagai ajang kebersamaan, kegiatan ini juga menjadi forum komunikasi informal untuk memperkuat kolaborasi dan meningkatkan kualitas layanan kepelabuhanan.

Corporate Secretary BNCT, Rizki Affandi Nasution, menyampaikan bahwa hubungan yang kuat dengan perusahaan pelayaran merupakan salah satu kunci keberhasilan operasional pelabuhan.

“Melalui kegiatan buka puasa bersama ini, kami ingin mempererat hubungan kemitraan yang telah terjalin dengan perusahaan pelayaran. Ramadhan menjadi momentum yang tepat untuk membangun komunikasi yang lebih terbuka dan harmonis. Kami berharap sinergi ini dapat terus ditingkatkan guna mendukung kelancaran operasional serta peningkatan layanan BNCT secara berkelanjutan,” ujar Rizki.

BNCT berkomitmen untuk terus membangun hubungan yang konstruktif dengan seluruh mitra usaha, termasuk perusahaan pelayaran, sebagai bagian dari upaya menciptakan ekosistem logistik yang efisien, andal, dan berdaya saing.

Melalui kegiatan ini, BNCT menegaskan perannya sebagai operator terminal yang tidak hanya berfokus pada kinerja operasional, tetapi juga pada penguatan hubungan strategis dengan seluruh stakeholder. (MARI/BTI.COM)

Cahaya Ramadhan Bersama BNCT Menguatkan Kepedulian, Menghadirkan Senyuman di Bagan Belawan

BELAWAN | beritaterbaruindonesia.com — Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadhan 1447 H, PT Belawan New Container Terminal (BNCT) kembali menyalurkan bantuan kepada masyarakat sekitar melalui kegiatan bertajuk “Cahaya Ramadhan Bersama BNCT”. Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Al Hidayah pada 13 Maret 2026 yang bertepatan dengan sekitar 24 Ramadhan 1447 H.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) BNCT yang secara konsisten berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional. Bantuan yang diberikan berupa santunan kepada anak yatim kepada warga Belawan yang membutuhkan, sebagai upaya nyata perusahaan dalam meringankan beban masyarakat serta menghadirkan kebahagiaan di bulan penuh berkah.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, dengan melibatkan partisipasi aktif karyawan BNCT yang turut berinteraksi langsung dengan masyarakat. Kehadiran BNCT tidak hanya sebagai pemberi bantuan, tetapi juga sebagai bagian dari komunitas yang tumbuh dan berkembang bersama lingkungan sekitar.

Corporate Secretary BNCT, Rizki Affandi Nasution, menyampaikan bahwa kegiatan ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat.

“Melalui tema Cahaya Ramadhan Bersama BNCT, kami ingin menghadirkan kepedulian yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ramadhan menjadi momentum bagi kami untuk berbagi, mempererat silaturahmi, serta menghadirkan kebahagiaan sederhana yang mampu membawa senyuman bagi warga. BNCT berkomitmen untuk terus hadir dan tumbuh bersama masyarakat sekitar secara berkelanjutan,” ujar Rizki.

Antusiasme masyarakat terlihat dari sambutan yang positif serta rasa syukur atas perhatian yang diberikan. BNCT berharap kegiatan ini dapat terus memperkuat nilai kebersamaan dan menjadi inspirasi dalam menumbuhkan semangat berbagi di tengah masyarakat.

Melalui program Cahaya Ramadhan Bersama BNCT, perusahaan menegaskan perannya tidak hanya sebagai entitas bisnis, tetapi juga sebagai mitra sosial yang aktif dalam mendorong kesejahteraan dan pembangunan lingkungan sekitar. (MARI/BTI.COM)

Cahaya Ramadhan Bersama BNCT Menguatkan Kepedulian, Menghadirkan Senyuman di Masjid Asy Sya’adah

BELAWAN | beritaterbaruindonesia.com — Dalam rangka mengisi bulan suci Ramadhan 1447 H, PT Belawan New Container Terminal (BNCT) menyalurkan bantuan kepada masyarakat sekitar melalui kegiatan bertajuk “Cahaya Ramadhan Bersama BNCT” yang dilaksanakan di Masjid Asy Sya’adah. Kegiatan ini berlangsung pada 12 Maret 2026 yang bertepatan dengan sekitar 23 Ramadhan 1447 H.

Program ini merupakan bagian dari komitmen tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) BNCT dalam mendukung kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional. Bantuan yang diberikan berupa santunan anak yatim kepada warga yang membutuhkan, dengan harapan dapat meringankan beban sekaligus menghadirkan kebahagiaan di bulan penuh berkah.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk kepedulian sosial, tetapi juga momentum untuk mempererat hubungan antara BNCT dan masyarakat sekitar. Suasana kebersamaan terasa hangat dengan kehadiran karyawan BNCT yang turut berinteraksi langsung dengan warga, menciptakan kedekatan yang lebih humanis.

Corporate Secretary BNCT, Rizki Affandi Nasution, menyampaikan bahwa tema yang diangkat mencerminkan nilai yang ingin dihadirkan perusahaan di tengah masyarakat.

“Melalui Cahaya Ramadhan Bersama BNCT, kami ingin menghadirkan makna kepedulian yang nyata, tidak hanya dalam bentuk bantuan, tetapi juga dalam membangun kedekatan dan kebersamaan dengan masyarakat. Ramadhan adalah momen terbaik untuk berbagi dan memperkuat nilai kemanusiaan. Kami berharap kehadiran BNCT dapat membawa manfaat serta menghadirkan senyuman bagi warga di sekitar,” ujar Rizki.

Antusiasme masyarakat terlihat dari sambutan yang hangat serta rasa syukur atas perhatian yang diberikan. BNCT berkomitmen untuk terus menjalankan program-program sosial secara berkelanjutan sebagai bagian dari kontribusi positif perusahaan terhadap lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan ini, BNCT kembali menegaskan perannya tidak hanya sebagai entitas bisnis, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam mendorong kesejahteraan sosial yang inklusif dan berkelanjutan. (MARI/BTI.COM)

Kamis, 26 Maret 2026

Tanggung Jawab Managermen tiket.com di Pertanyakan, Wisatawan Lokal Merasa Tertipu karena The Boat Homestay and SPA Balige Tak Sesuai Deskripsi

BALIGE | beritaterbaruindonesia.com - Wisatawan Lokal kecewa berat karena fasilitas penginapan The Boat Homestay and Spa Balige, yang didapat tidak sesuai dengan foto atau deskripsi saat memesan, kamar yang sudah dipesan Kondisi Lokasi Kotor, sebagian ada yang Rusak dan tidak ada Pelayanan atau Pekerja yang terlihat bahkan Penjaga Keamananpun tidak ada jelas dapat berpotensi melanggar UU Perlindungan Konsumen.

Indira (16) Wisatawan Lokal dari Medan yang kecewa dan merasa tertipu, maksud hati ingin berlibur dengan keluarga tapi kekecewaan yang didapatnya.

Berdasarkan keterangan dari Indira, pada hari Senin 23 Maret 2026 dia sedang mencari tempat staycation untuk  keluarganya, dengan membuka tiket.com dan mencari ketersediaan kamar untuk hari Rabu, 25 Maret 2026 s/d Kamis, 26 Maret 2026 lalu, dia menemukan The Boat Homestay and Spa dan tertulis masih tersisa 3 kamar tidur dengan Pemandangan Danau, dia pun langsung cepat memesan 2 kamar tersebut. pada tanggal 25 Maret 2026, menepuh perjalanan hingga 7 Jam untuk belibur saat melihat lokasi penginapan tempatnya sangat Kumuh, Pos security yang terbengkalai dan ada Kamar 2 Pintu yang sudah terbelah karena Longsor, serta tepat Resto yang sudah mulai Lapuk dan tidak ada Kamar yang Menghadap ke Danau seperti yang ada di ulasan yang tercantum di tiket.com.

Indira pun sangat kecewa karena Kamar yang di pesan menghadap ke Danau dengan menyetor Rp. 748.000, ternyata seperti berada di Hutan bukan menghadap ke Danau, membuat dirinya sangat merasa tertipu. Saat Indira menanyakan “loh bukannya kamar yang saya pesan menghadap ke Danau?” jawaban dari pemilik The Boat Homestay and Spa yang tidak mau menyebutkan namanya itu, sangat tidak enak untuk didengar, pemilik tersebut menjawab “ya kan Pohon semakin lama semakin Tumbuh, kalo mau lihat Danau ya tinggal lihat ke atas aja" dimana yang dibilang keatas itu berjarak sekitar 1 km hingga 2 km, jelas Indira yang sangat kecewa dan merasa bersalah kepada Keluarganya.

Menurut keterangan Warga sekitar "Dulu Penginapan The Boat Homestay and Spa itu emang ramai, tapi saat ini sepi dan tak terurus, hanya Piza Andaliman tu aja yang lumayan ramai, itupun dia bukanya Sore hingga Malam aja" ujar Butar butar Warga Jalan Tarutung.

Pengusaha atau pemilik penginapan jangan mengecewakan para Wisata baik dari Luar ataupun Lokal, hal ini adalah pengingat penting akan peran krusial akomodasi dalam ekosistem Pariwisata. Hotel dan penginapan bukan sekadar tempat menginap, melainkan garda terdepan yang membentuk kesan pertama dan pengalaman keseluruhan Wisatawan.

Seharusnya Pemilik Penginapan The Boat Homestay and Spa mematuhi aturan dan standar, terutama di daerah Wisata, untuk menghindari keluhan Wisatawan.

Saat di konfirmasi PLT Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Toba, Drs. Augus Sitorus, sedang masa penyembuhan karena sakit dan di alihkan ke Pak Tumpal Panjahitan.

Pak Tumpal Panjahitan mengatakan "akan mendatangi Pemilik Penginapan The Boat Homestay and Spa" ujarnya.

Namun sayangnya tidak dijelasakan apa tujuannya mendatangi Pemilik Penginapan The Boat Homestay and Spa tersebut, apakah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata akan menindak Pemilik Penginapan The Boat Homestay and Spa atau apa yang akan dilakukan, tidak dijelaskan.

Masyarakat meminta agar Aparat Penegak Hukum terkait dapat menindak Pemilik Penginapan The Boat Homestay and Spa dan mempertanyakan keterlibatan managermen tiket.com yang telah mempromosikan lokasi tampa melihat keadaan lokasi yang terbarunya, hingga tidak ada lagi Korban Wisatawan yang kecewa, merasa tertipu dan merasa di rugikan. (IND/BTI.COM)

Jumat, 13 Maret 2026

Ramadhan Berbagi,HNSI Medan Bersama Relawan Wak Young Salurkan 300 Karung Beras


BELAWAN | beritaterbaruindonesia.com - Pada bulan suci  Ramadhan 1447 H / 2026. DPC HNSI Medan bersama Relawan Wak Young Sumatera Utara mengelar Ramadhan Berbagi, dengan menyalurkan 300 karung beras kepada masyarakat pesisir Kota Medan, Jumat (13/3/2026)

Selain masyarakat pesisir, Ramadhan Berbagi yang di laksanakan di Kantor Camat Kecamatan Medan Belawan ini juga di hadiri oleh Ketua DPC HNSI Medan Abdul Rahman beserta pengurus, Pengurus Relawan Wak Young Sumatera Utara, Camat Medan Belawan Robby Kurniawan, AKBP Jenda K.Sitepu mewakili Ditpolairud Polda Sumut, Kapten Pohan mewakili Dankodaeral l, perwakilan dari Polres Pelabuhan Belawan.

Ketua Relawan Wak Young Sumatera Utara Abdul Rahman di dampingi  Sekretaris DPC HNSI Kota Medan Rustam Effendi Maha mengatakan kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan pada bulan suci Ramadhan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi  masyarakat untuk berbuat kebaikan, sekaligus meningkatkan keimanan. Terkhusus anggota Relawan Wak Young serta pengurus DPC HNSI Kota Medan. Dan untuk terus saling peduli dan berbagi, serta memperkuat silaturahmi antar sesama. 

" Kegiatan Ramadhan Berbagai ini merupakan salah satu program tahun DPC HNSI Kota Medan.Selain itu juga di bulan  baik ini yang penuh berkah, marilah kita sama-sama dan saling berlomba untuk berbuat kebaikan dan saling peduli serta saling berbagi. Kita mengharapkan , kegiatan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat " jelas Abdul Rahman yang akrap disapa dengan Atan.

 Kegiatan Ramadhan Berbagai ini bukan hanya sekadar acara serimonial , tetapi sebagai bentuk kepedulian Relawan Wak Young dan DPC HNSI Medan untuk saling menguatkan dan mendukung masyarakat dalam rangka mempererat tali silaturahmi. Selain itu juga Relawan Wak Young dan HNSI Medan akan terus berusaha hadir dan memberikan kontribusi yang positif bagi  masyarakat, khususnya masyarakat pesisir.

" Menjelang ramadhan kita juga telah melaksanakan kegiatan sosial dan Jumat berkah. Berkat doa kita semua, di bulan Ramadhan ini, kita kembali dapat melaksanakan kegiatan yang sama dan berkesinambungan " ucap Abdul Rahman 

Atas nama Relawan Wak Young Sumatera Utara dan DPC HNSI Kota Medan, Abdul Rahman juga mengucapkan terima kasih kepada para donatur, yang sangat perduli kepada masyarakat pesisir. 

" Kami sangat mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang sangat peduli dengan kami dan masyarakat. Sehingga acara ini dapat terlaksana sebagai mana mestinya. Apa yang diberikan hari ini, dapat bermanfaat bagi masyarakat pesisir." tutup Abdul Rahman. (IND/BTI.COM)

Kamis, 12 Maret 2026

Ramadan Berbagi, Lembaga Pemasyarakatan dan Imigrasi Sumut Salurkan 4.000 Paket Bantuan untuk Masyarakat


MEDAN | beritaterbaruindonesia.com – Dalam semangat kepedulian dan berbagi di bulan suci Ramadan, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara berkolaborasi dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara melaksanakan kegiatan bakti sosial bertajuk “Ramadan Berbagi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan di Wilayah Sumatera Utara”, Rabu (11/03/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 11.00 WIB tersebut dilaksanakan di dua lokasi, yakni di Kediaman Bunda Indah Komplek Bumi Seroja Permai Blok H45 serta di Pesanggrahan Pendawa, Jalan Advokat Raya No. 9 Kanal – Marendal. Pada kegiatan ini disalurkan sebanyak 4.000 paket bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, dengan rincian 1.500 paket di Kediaman Bunda Indah dan 2.500 paket di Pesanggrahan Pendawa.

Bakti sosial ini dipimpin oleh Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjenpas Sumatera Utara, Indra Kesuma, yang hadir mewakili Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sumatera Utara. Dalam pelaksanaannya, ia didampingi oleh Kepala Bidang Perawatan, Pengamanan dan Kepatuhan Internal Kanwil Ditjenpas Sumut, Rindra Wardhana, bersama para JFT Pengamanan  Kanwil Ditjenpas Sumut, serta berkolaborasi dengan tim dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara.

Penyaluran bantuan dilaksanakan secara terorganisir dan sistematis guna memastikan seluruh paket bantuan dapat tersalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang paling membutuhkan. Kegiatan ini juga melibatkan tokoh masyarakat setempat serta warga penerima manfaat yang hadir langsung dalam proses penyaluran bantuan.

Dalam kesempatan tersebut, Indra Kesuma menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial sekaligus bentuk implementasi nilai kemanusiaan yang dijunjung tinggi oleh jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

“Melalui kegiatan Ramadan Berbagi ini, kami ingin menunjukkan bahwa Pemasyarakatan dan Imigrasi tidak hanya menjalankan tugas administratif dan penegakan hukum, tetapi juga hadir di tengah masyarakat dengan membawa semangat kepedulian dan kemanusiaan. Ini adalah refleksi dari nilai integritas dan humanisme yang harus terus dijaga oleh seluruh jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan,” ujar Indra Kesuma.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kegiatan sosial seperti ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara instansi pemerintah dan masyarakat, sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap berbagai program yang dijalankan oleh kementerian.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi dapat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat solidaritas sosial, menjaga stabilitas sosial di masyarakat, serta menumbuhkan kepercayaan publik terhadap pelayanan yang diberikan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan,” tambahnya.

Melalui momentum bulan suci Ramadan, kegiatan “Pemasyarakatan Peduli” ini juga diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi yang positif antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, Kanwil Ditjenpas Sumatera Utara bersama Kanwil Ditjen Imigrasi Sumatera Utara menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat, tidak hanya melalui tugas dan fungsi kelembagaan, tetapi juga melalui berbagai aksi sosial yang membawa nilai kepedulian dan kemanusiaan. (MARI/BTI.COM)

Selasa, 10 Maret 2026

Ibu Tiga Anak "Korban Jadi Tersangka" Didakwa KDRT terhadap Suami, Sidang Berlanjut di PN Lubuk Pakam


LUBUK PAKAM | beritaterbaruindonesia.com - Sidang perkara dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dengan terdakwa Sherly (38), seorang ibu tiga anak, kembali digelar di Pengadilan Negeri Lubuk Pakam pada Selasa (10/3/2026).

Sherly didakwa melakukan KDRT terhadap suaminya, Roland (38), seorang pengusaha muda yang tinggal di Kompleks Cemara Asri, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.

Sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Hiras Sitanggang sempat diwarnai sapaan kepada terdakwa sebelum persidangan dimulai.

“Bagaimana keadaanmu Sherly? Belum ditahan kamu kan? Jaga kesehatanmu ya,” ujar hakim di ruang sidang.

Eksepsi Ditolak, Sidang Dilanjutkan

Dalam agenda pembacaan putusan sela, majelis hakim menyatakan keberatan atau eksepsi yang diajukan penasihat hukum terhadap dakwaan jaksa penuntut umum tidak dapat diterima.

Dengan ditolaknya eksepsi tersebut, persidangan akan dilanjutkan ke tahap pemeriksaan pokok perkara. Jaksa penuntut umum dijadwalkan menghadirkan para saksi pada sidang berikutnya yang direncanakan berlangsung pada 7 April 2026.

Penasihat Hukum: “Korban Justru Jadi Terdakwa”

Usai persidangan, Ketua Tim penasihat hukum dari Kantor Hukum Metro, Jonson David Sibarani, yang didampingi Togar Lubis, menyampaikan harapannya agar pengadilan dapat memberikan keadilan bagi kliennya.

“Kami menilai dalam perkara ini korban justru menjadi terdakwa, sementara pelaku terkesan menjadi korban,” ujar Jonson.

Ia juga berharap majelis hakim dan jaksa menyetujui permintaan untuk menggelar sidang di tempat kejadian perkara (TKP) guna memperjelas rangkaian peristiwa yang terjadi.

“Hari ini hakim dan jaksa menyetujui sidang di TKP, mudah-mudahan dengan adanya sidang TKP nanti dapat terungkap siapa yang sebenarnya korban atas kasus ini,” tambahnya.

Sementara itu, Togar Lubis menilai kasus yang menimpa Sherly memiliki sejumlah kejanggalan. Ia menyoroti fenomena meningkatnya laporan KDRT yang melibatkan perempuan sebagai pihak yang dilaporkan.

“Dulu umumnya laki-laki yang menjadi pesakitan dalam perkara KDRT. Sekarang justru perempuan yang sering dilaporkan. Sepertinya unit PPA bukan lagi Unit Perlindungan Perempuan dan Anak, tapi sudah menjadi Unit Perlindungan Pria dan Ayah,” ujarnya berseloroh sambil mengkritik kinerja aparat.

Kronologi Kasus

Kasus ini bermula dari peristiwa dugaan KDRT yang terjadi di kawasan Kompleks Cemara Asri, Kabupaten Deli Serdang, pada 5 April 2024.

Dalam laporan yang beredar, Sherly disebut mengalami luka lebam di beberapa bagian tubuh dan sempat dilarikan ke rumah sakit. Ia mengaku sempat dicekik, didorong hingga terjatuh dengan kaki membentur tangga, bahkan sempat disekap beberapa saat sebelum akhirnya berhasil melarikan diri setelah kakaknya datang.

Namun dalam perkembangan kasus, Sherly justru ditetapkan sebagai tersangka atas laporan yang dibuat oleh suaminya dengan dugaan tindak pidana KDRT.

Persidangan lanjutan pada April mendatang diperkirakan akan menjadi tahap penting untuk mengungkap fakta sebenarnya dalam perkara yang menyita perhatian publik tersebut. (IND/BTI.COM)

Sabtu, 07 Maret 2026

Ketua DPW LSM Gussur Sumut, Menghimbau Masyarakat Untuk Tidak Panik Terkait Adanya Berita Hoax Kelangkahan BBM


MEDAN | beritaterbaruindonesia.com - Ketua LSM Gussur Charles Pakpahan meminta kepada lapisan masyarakat Sumatera Utara jangan panik dalam menghadapi berita hoax yang mana kelangkaan BBM itu hanya hoax belaka, hal tersebut bisa menjadi alasan pemerintah nantinya untuk menaikan BBM bersubsidi sehingga kesetabilan ekonomi rakyat menjadi terpuruk.

Charles Pakpahan mengatakan "kami LSM Gussur Sumut menghimbau agar jangan sampai masyarakat termakan isu-isu yang tidak benar karena sampai saat ini stok BBM kita masih mencukupi" ujar Ketua DPW LSM Gussur Provinsi Sumut.

Berdasarkan informasi terbaru per Maret 2026, imbauan untuk tidak panik terkait isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) lebih banyak disuarakan oleh pemerintah dan pejabat daerah, mengingat stok BBM nasional diklaim aman.

Kondisi di Lapangan 

Meskipun sempat muncul antrean di beberapa Pangkalan SPBU, pemerintah menegaskan tidak ada kelangkaan, melainkan peningkatan permintaan akibat kekhawatiran masyarakat.

"Kami juga berharap kepada pihak terkait termasuk elemen masyarakat untuk tidak menimbun BBM dan tidak mudah terprovokasi oleh isu kelangkaan yang tidak jelas sumbernya" tegas Ketua DPW Gussur Sumut.

Secara umum, masyarakat diminta tenang dan yakin bahwa pemerintah sedang melakukan langkah-langkah antisipasi, terutama menjelang hari besar keagamaan, karena setiap hari pasokan BBM di SPBU yang ada di Sumatera Utara tetap tersalurkan. (WAN/BTI.COM)

Jumat, 06 Maret 2026

Diduga Kebal Hukum Truck Silver Milik "Andre S" Tetap Beroperasi Di SPBU Pekan Labuhan, Disaat Isu BBM Sedang Krisis


BELAWAN | beritaterbaruindonesia.com - Dugaan mafia BBM "Andre S" kebal hukum kini sudah menjadi sorotan publik, dimana para warga menyebutkan Andre S sebagai mafia besar di Belawan sudah terpantau warga dengan licik dan terang - terangan, selain memiliki gudang di Pasar X Labuhan Deli yang sebelumnya berada di Gudang Kapur Belawan untuk menimbun BBM dan langsung menjual nya ke Gabion Belawan, terbukti kini Dua truck fuso diduga milik Andre bebas beroperasi sedang menglansir BBM di SPBU 14.204.117 Pekan Labuhan, Kamis (05/03/2026).

"Truck dua itu keluar masuk aja itu bang di SPBU ini, rutin mereka, maklumlah bang permainan mafia BBM, dugaan kami truck itu punya si Andre S bang mafia besar yang sudah terkenal di Belawan ini, dulu kepala Putih sekarang warna Silver dicat nya bg, kami cuma jadi penonton lah bang, dugaan kami pun dia sudah siram sana siram sini untuk melancarkan aksi nya tersebut", ungkap SR salahsatu warga yang kerja tak jauh dari lokasi SPBU tersebut.

Dalam bisnis nya tersebut, warga mengatakan untuk melancarkan aksinya, Mafia BBM tersebut menggunakan banyak Barcode untuk mengisi BBM Subsidi berulang ke SPBU - SPBU sekitaran Belawan.

"Pakai banyak Barcode bang dianya, kendaraannya sama, plat nya aja yang diganti-ganti, abang lihat ajalah sendiri, yang satu ada plat didepannya dibelakang nya tak ada, uda abg fotokan tadi mobil nya masuk berulang-ulang dengan plat yang berbeda, mobil truck nya itu-itu saja," jelas SR warga.

Tak sampai disitu saja, SR juga menjelaskan kalau dugaan SPBU tersebut juga terlibat.

"Mana mungkin pihak SPBU tak tanda, yang iya nya pura-pura tak tau, dugaan kami pihak SPBU pasti terlibat itu dalam bisnis menyelewengkan BBM Subsidi tersebut, kasih tindakan tegas aja bang mereka-mereka yang terlibat", tegas nya.

Dari pantauan tersebut, warga juga meminta kepada APH terkhusus Kejatisu, Polres Pelabuhan Belawan, BAIS TNI, serta Marinir Belawan, menindak tegas menangkap truck tersebut, dan menangkap mafia BBM Subsidi Andre S diduga mafia besar Di Belawan.

Diketahui, Berdasarkan Pasal 53 juncto Pasal 23 ayat (2) huruf C Undang-Undang No. 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi (UU 22/2001), setiap pengolahan minyak dan gas bumi tanpa izin yang sah dapat dihukum dengan pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp. 50.000.000.000. Selain itu, pelaku penimbunan BBM bersubsidi dapat dijerat dengan Pasal 55 UU 22/2001, yang mengancam hukuman penjara hingga 6 tahun dan denda paling banyak Rp. 60.000.000.000. (BTI.COM)

Polsek Medan Labuhan Perketat Pengamanan di Jalur Mabar, Guna Menekan Aksi Bajing Loncat


MEDAN LABUHAN | beritaterbaruindonesia.com – Guna menciptakan ruang publik yang aman dan kondusif bagi para pelaku usaha logistik maupun masyarakat umum, Polsek Medan Labuhan secara resmi mengintensifkan patroli rutin di kawasan Jalan Rumah Potong Hewan (RPH) Mabar. Langkah ini diambil sebagai respons cepat terhadap laporan terkait maraknya aksi pencurian dengan modus "Bajing Loncat" di wilayah tersebut.

Jalur RPH Mabar, khususnya di area perlintasan rel kereta api, telah lama diidentifikasi sebagai titik rawan. Kondisi jalan yang bergelombang akibat gundukan rel memaksa kendaraan bertonase besar untuk memperlambat laju mereka, menciptakan celah bagi para pelaku kejahatan untuk melancarkan aksinya.

Fokus Pada Jam Rawan

Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan, IPTU Dr. Hamzar Nodi, SH., MH., menegaskan bahwa personelnya kini lebih rutin menyusuri titik-titik krusial tersebut, terutama pada jam-jam yang dianggap rawan terjadi tindak kriminal.

“Kami menerima laporan masyarakat mengenai kerap terjadinya aksi bajing loncat di sekitar perlintasan rel Jalan RPH Mabar. Karena medan yang memaksa kendaraan melambat, lokasi ini menjadi sasaran empuk. Oleh karena itu, kami hadir untuk melakukan patroli rutin guna mempersempit ruang gerak para pelaku,” ujar IPTU Hamzar Nodi, Jumat (6/3/2026).

Himbauan Bagi Masyarakat

Selain tindakan preventif melalui patroli, pihak kepolisian juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan. IPTU Hamzar Nodi menekankan pentingnya keberanian warga untuk melapor demi memutus rantai kriminalitas.

Segera Melapor

Jika masyarakat melihat, mengetahui, atau bahkan menjadi korban tindak pidana, diharapkan segera melapor ke kantor polisi terdekat.

Layanan 110

Masyarakat dapat memanfaatkan layanan darurat melalui call sign 110 untuk respon cepat dari petugas di lapangan.

Lawan Ketakutan

Polsek Medan Labuhan menjamin keamanan pelapor dan menegaskan bahwa membiarkan kejahatan hanya akan membuat aksi kriminalitas semakin merajalela.

“Jangan takut untuk melapor. Kerjasama antara masyarakat dan kepolisian adalah kunci utama agar pelaku kejahatan tidak lagi memiliki ruang untuk bertindak di wilayah hukum kita,” tutup Kanit Reskrim. (MARI/BTI.COM)

Selasa, 03 Maret 2026

Ketua DPW LSM Gussur Sumut Mengajak Seluruh Elemen Masyarakat Untuk Menjaga Kamtibmas Di Bulan Suci Ramadhan


MEDAN | beritaterbaruindonesia.com - DPW LSM Gussur Sumut mengajak seluruh elemen Masyarakat dan umat beragama untuk dapat menciptakan Kamtibmas di Sumatera Utara khususnya di Kota Medan.

DPW LSM Gussur siap menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan Puasa Ramadhan di Kota Medan.

Hal tersebut disampaikan langsung Ketua DPW LSM Gussur Sumut Charles Pakpahan yang menuturkan " Pentingnya menjaga toleransi dan menghormati perbedaan beragama, bulan ramdhan ini mari kita berbagi dan menciptakan lingkungan yang damai bagi kita semua, hal tersebut dapat tercipta dengan kebersamaan antara warga dan Aliansi Ormas yang ada saat ini" ujar Ketua DPW LSM Gussur Sumut.

Untuk itu Charles Pakpahan berharap, apa yang sudah terjalin selama ini dengan sangat baik, bisa terus terjaga dan momen kebersama bisa terus terjalin maka kamtibmaspun tercipta. (WAN/BTI.COM)

Sabtu, 28 Februari 2026

Pria Asal Sumbar Pemasok 1 Kg Sabu, Berhasil Diciduk Sat Narkoba Polres Labuhanbatu


LABUHANBATU | beritaterbaruindonesia.com - Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap Narkotika jenis Sabu, dalam sebuah operasi yang digelar pada Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 14.00 WIB, petugas berhasil mengungkap kasus peredaran Sabu seberat lebih dari 1 Kilogram.

Pengungkapan tersebut dilakukan di loket Taxi Rapi, Desa Perbaungan, Aek Nabara, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, Sabtu (28/2/2026). Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan seorang Pria berinisial MMZ (23), Warga Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat.

Aksi pengungkapan dipimpin langsung oleh Kanit 1 Satres Narkoba, IPDA Sastrawan Ginting, atas perintah Kasat Narkoba AKP Hardianto, S.H., M.H. Penangkapan dilakukan setelah petugas menerima informasi dari Masyarakat terkait adanya seorang Pria yang diduga membawa Narkotika jenis Sabu.

Tim Satres Narkoba Polres Labuhanbatu bergerak cepat menuju lokasi dan melakukan penggeledahan terhadap tersangka, dari hasil pemeriksaan petugas menemukan Satu Bungkus Besar Narkotika jenis Sabu dengan Berat Nruto sekitar 1.045 Gram yang dibungkus plastik kresek dan dilapisi lakban.

Selain Sabu, turut diamankan Satu Unit Telepon Genggam dan Uang Tunai sebesar Rp70.000. Selanjutnya, tersangka langsung dibawa ke kantor Satres Narkoba Polres Labuhanbatu guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Kasat Narkoba AKP Hardianto menjelaskan, tersangka diduga berperan sebagai Kurir yang membawa Sabu tersebut untuk diedarkan ke Wilayah Sumatera Barat atas perintah jaringan bandar Narkotika.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si., melalui Plt. Kasi Humas IPTU Arwin, S.H., menyampaikan apresiasi kepada jajaran Satres Narkoba atas keberhasilan tersebut. Ia menegaskan komitmen pihak kepolisian dalam memberantas peredaran gelap Narkotika hingga ke jaringan teratas.

“Pengungkapan ini merupakan wujud keseriusan kami dalam melindungi generasi muda dari bahaya narkotika. Kami tidak akan memberi ruang bagi para pelaku peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Labuhanbatu. Kami juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian” tegas IPTU Arwin.

Saat ini, penyidik masih terus melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan besar yang terlibat dalam peredaran Narkotika tersebut. (MARI/BTI.COM)

BNCT dan PT PDS Pastikan Upah dan Hak Normatif Pekerja Telah Diselesaikan Sesuai Ketentuan


BELAWAN | beritaterbaruindonesia.com – Menyikapi sejumlah pemberitaan yang beredar terkait isu ketenagakerjaan di lingkungan operasional pelabuhan, PT Belawan New Container Terminal (BNCT) bersama perusahaan penyedia jasa tenaga kerja, PT PDS, menyampaikan klarifikasi resmi guna memberikan informasi yang utuh kepada publik.

Corporate Secretary PT BNCT, Rizki Affandi Nasution, menegaskan bahwa seluruh proses hubungan kerja yang melibatkan tenaga operasional dilakukan sesuai ketentuan ketenagakerjaan yang berlaku.

“Terkait informasi mengenai dugaan tunggakan upah, dapat kami sampaikan bahwa PT PDS telah menyelesaikan seluruh kewajiban pembayaran upah dan hak-hak normatif pekerja. Tidak terdapat upah yang belum dibayarkan,” ujar Rizki.

Sehubungan dengan berakhirnya hubungan kerja terhadap sejumlah tenaga kerja, murni karena berakhirnya jangka waktu Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT). Seluruh pekerja telah menyepakati penerimaan atas berakhirnya jangka waktu sebagaimana PKWT yang dituangkan dalam Perjanjian Bersama yang ditandatangani oleh seluruh pekerja tersebut.

PT PDS telah membayar seluruh hak normatif termasuk uang kompensasi sesuai ketentuan ketenagakerjaan yang berlaku. 

Sementara itu, Corporate Secretary PT PDS menyampaikan bahwa perusahaan terus memperhatikan dan mematuhi Peraturan perundangan bidang ketenagakerjaan yang berlaku.

Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor operasional pelabuhan internasional, BNCT dan PT PDS berkomitmen menjaga hubungan industrial yang harmonis, profesional, dan transparan sesuai koridor hukum. Perusahaan juga menghormati setiap dinamika hubungan kerja yang diselesaikan melalui mekanisme yang sah dan konstruktif.

BNCT dan PT PDS berharap klarifikasi ini dapat memberikan pemahaman yang komprehensif serta mencegah berkembangnya persepsi yang tidak sesuai dengan fakta. (MARI/BTI.COM)

Arus Petikemas BNCT pada Januari 2026 Tercatat 51.419 TEUs


BELAWAN | beritaterbaruindonesia.com - PT Belawan New Container Terminal (BNCT) mencatat realisasi arus petikemas sebesar 51.419 TEUs pada Januari 2026, meningkat 5,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 48.555 TEUs. Capaian tersebut mendekati target bulanan perusahaan yang ditetapkan sebesar 52.227 TEUs, mencerminkan tren permintaan yang tetap solid pada awal tahun.

Pertumbuhan kinerja Januari didorong oleh peningkatan aktivitas ekspor dan impor menjelang perayaan Tahun Baru Imlek serta persiapan memasuki bulan puasa pada Februari 2026. Sejumlah komoditas konsumsi, bahan baku industri, serta barang kebutuhan ritel mengalami percepatan pengiriman, sehingga mendorong kenaikan throughput terminal. Secara historis, periode pra-perayaan keagamaan memang menjadi momentum musiman yang memperkuat arus logistik, khususnya pada jalur perdagangan intra-Asia dan domestik.

Corporate Secretary PT Belawan New Container Terminal, Rizki Affandi Nasution, menyatakan bahwa kinerja awal tahun ini menunjukkan daya tahan arus barang di wilayah Sumatera bagian utara tetap terjaga di tengah dinamika industri pelabuhan.

 “Pertumbuhan hampir enam persen secara tahunan menegaskan bahwa aktivitas perdagangan melalui Belawan tetap bertumbuh. Kami memfokuskan penguatan layanan reguler dan peningkatan keandalan operasional untuk memastikan kebutuhan pelanggan tetap terpenuhi secara optimal,” ujarnya.

Menurutnya, perusahaan terus melakukan optimalisasi pengelolaan panggilan kapal reguler, peningkatan kesiapan peralatan, serta koordinasi intensif dengan pelayaran dan pemangku kepentingan logistik. Langkah tersebut diarahkan untuk menjaga stabilitas waktu sandar, produktivitas bongkar muat, dan kelancaran arus barang di tengah peningkatan trafik.

Sebagai terminal petikemas internasional di Belawan, BNCT berperan dalam mendukung kelancaran rantai pasok nasional, khususnya untuk distribusi barang ekspor dan impor dari kawasan industri Sumatera. Kinerja positif pada Januari menjadi indikator awal bahwa prospek kuartal pertama 2026 tetap berada pada jalur yang konstruktif, seiring dengan pemulihan aktivitas perdagangan dan penguatan permintaan domestik.

Ke depan, manajemen BNCT akan terus memperkuat aspek reliability, perbaikan operasional, serta kolaborasi dengan seluruh mitra usaha guna menjaga daya saing terminal. Dengan fundamental permintaan yang tetap terjaga dan strategi operasional yang adaptif, perusahaan optimistis target kinerja tahun 2026 dapat dicapai sesuai rencana kerja yang telah ditetapkan. (MARI/BTI.COM)

BNCT & PT PDS Pastikan Hak Pekerja Sudah Beres


BELAWAN | beritaterbaruindonesia.com – Menanggapi kabar yang beredar soal isu pekerja di pelabuhan, PT Belawan New Container Terminal (BNCT) dan PT PDS memberikan penjelasan agar informasi yang diterima masyarakat lebih jelas dan akurat.

Corporate Secretary PT BNCT, Rizki Affandi Nasution, menegaskan bahwa tidak ada gaji pekerja yang menunggak.

"Semua kewajiban upah dan hak-hak pekerja sudah diselesaikan oleh PT PDS. Tidak ada upah yang belum dibayar," tegasnya.

Apa yang sebenarnya terjadi?

Berikut adalah poin-poin penting untuk meluruskan situasi :

Soal Selesainya Kontrak, Berakhirnya hubungan kerja beberapa tenaga operasional murni karena masa kontraknya sudah habis (berakhirnya jangka waktu Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT).

Sudah Ada Kesepakatan : 

Proses ini dilakukan sesuai aturan yang berlaku. Para pekerja juga sudah menandatangani kesepakatan sebagai tanda setuju.

Kompensasi Sudah Dibayar : 

PT PDS sudah memenuhi semua hak pekerja, termasuk membayar uang kompensasi sesuai aturan yang berlaku.

Komitmen Perusahaan-Pihak PT PDS menambahkan bahwa mereka selalu patuh pada aturan ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia. Sebagai pengelola pelabuhan, BNCT dan PT PDS berkomitmen menjaga hubungan kerja yang profesional dan transparan. 

Dengan penjelasan ini, BNCT dan PT PDS berharap tidak ada lagi simpang siur informasi di publik. Operasional pelabuhan pun dipastikan tetap berjalan normal sebagaimana mestinya. (MARI/BTI.COM)

BNCT Bersama Pelindo dan Pemko Medan Bahas Pembangunan SMP Berbasis Kurikulum Global di Belawan


MEDAN | beritaterbaruindonesia.com – PT Belawan New Container Terminal (BNCT) bersama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) dan Pemerintah Kota Medan membahas rencana pembangunan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dengan pendekatan kurikulum global dan penguatan pembelajaran berbahasa Inggris di Belawan. Pembahasan tersebut dilakukan dalam rapat koordinasi yang digelar di Kantor Wali Kota Medan pada Rabu, 25 Februari 2026.

Rapat yang dipimpin jajaran Sekretariat Daerah Kota Medan itu melibatkan perangkat daerah terkait, termasuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut koordinasi lintas sektor guna mematangkan rencana pembangunan sekolah yang diharapkan dapat memperluas akses pendidikan berkualitas di wilayah utara Kota Medan.

Belawan sebagai kawasan pelabuhan dan industri strategis di Sumatera Utara terus berkembang seiring meningkatnya aktivitas logistik dan perdagangan. Pertumbuhan kawasan tersebut dinilai perlu diimbangi dengan penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM), termasuk melalui peningkatan kompetensi bahasa asing dan standar pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan global.


Dalam rencana tersebut, dukungan lahan dari Pelindo sebagai pengelola kawasan pelabuhan menjadi bagian dari sinergi bersama Pemerintah Kota Medan dan BNCT. Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat realisasi fasilitas pendidikan yang selaras dengan kebutuhan masyarakat sekitar.

Corporate Secretary PT BNCT, Rizki Affandi Nasution, menyampaikan bahwa penguatan SDM lokal merupakan fondasi penting bagi keberlanjutan kawasan industri dan pelabuhan.

“Pertumbuhan kawasan Belawan harus diiringi dengan peningkatan kualitas pendidikan. Sinergi antara pemerintah daerah, Pelindo sebagai pengelola kawasan, dan BNCT sebagai operator terminal menjadi langkah strategis untuk membuka akses pembelajaran yang lebih luas dan berorientasi global,” ujarnya.

Ia menambahkan, pendekatan kolaboratif ini diharapkan mampu menciptakan dampak jangka panjang bagi masyarakat, sekaligus memperkuat kesiapan generasi muda dalam menghadapi dinamika ekonomi dan industri yang terus berkembang.

BNCT menegaskan komitmennya untuk terus mendukung inisiatif pembangunan sosial yang berdampak langsung pada masyarakat sekitar wilayah operasional. Perusahaan memandang penguatan pendidikan sebagai bagian dari strategi jangka panjang dalam menjaga daya saing dan keberlanjutan kawasan Belawan di masa depan. (MARI/BTI.COM)

Raker 2026, PT BNCT Percepat Peningkatan Layanan di Tengah Tekanan Industri Logistik


SIBOLANGIT | beritaterbaruindonesia.com  – PT Belawan New Container Terminal (PT BNCT) menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026 pada minggu kedua Februari 2026 di Sibolangit, Sumatera Utara, sebagai langkah konsolidasi strategi untuk mempercepat peningkatan layanan terminal. Mengusung tema “Synergized Leadership: Inspiring Ideas, Accelerating Continuous Improvement

Forum ini menegaskan komitmen perusahaan dalam memperkuat sinergi kepemimpinan dan mendorong perbaikan berkelanjutan.

Raker diikuti jajaran Direksi, manajemen, dan pimpinan unit kerja strategis. Agenda utama mencakup evaluasi kinerja tahun sebelumnya, penetapan target 2026, serta arahan Direksi terkait langkah operasional yang berorientasi langsung pada peningkatan keandalan layanan kapal dan kelancaran arus peti kemas.

Sebagai terminal peti kemas yang beroperasi di kawasan Pelabuhan Belawan, PT BNCT berperan dalam mendukung arus ekspor-impor di Sumatera Utara dan sekitarnya. Di tengah dinamika industri logistik yang semakin kompetitif dan meningkatnya ekspektasi pengguna jasa terhadap kecepatan serta kepastian layanan, perusahaan menempatkan penguatan standar pelayanan sebagai prioritas utama tahun ini.

Corporate Secretary PT BNCT, Rizki Affandi Nasution, menegaskan bahwa Raker 2026 diarahkan pada implementasi nyata yang berdampak langsung pada mutu layanan.

“Seluruh hasil Raker akan diterjemahkan ke dalam rencana aksi yang terukur dan dimonitor secara berkala. Fokus kami adalah memastikan peningkatan standar pelayanan secara konsisten, mulai dari proses operasional hingga koordinasi antarunit, sehingga pengguna jasa memperoleh layanan yang lebih andal dan profesional,” ujarnya.

Manajemen memastikan setiap program kerja yang dirumuskan dalam Raker menjadi dasar pelaksanaan kegiatan sepanjang 2026 dan dievaluasi secara berkala untuk menjaga konsistensi kinerja. Konsolidasi ini diharapkan memperkuat kepercayaan pengguna jasa sekaligus menjaga posisi perusahaan sebagai terminal yang kompetitif di wilayah barat Indonesia.

Dengan penyelarasan strategi dan komitmen perbaikan berkelanjutan, PT BNCT optimistis dapat terus meningkatkan kualitas layanan serta memberikan kontribusi terhadap kelancaran arus logistik regional. (MARI/BTI.COM)

Minggu, 22 Februari 2026

Pelaku Pencurian Dengan Kekerasan Berhasil Diringkus Sat Reskrim Polsek Medan Labuhan


MEDAN LABUHAN | beritaterbaruindonesia.com - Pelaku Pencurian dengan Kekerasan yang merampas sepeda motor milik warga Jl. Ileng Kel. Rengas Pulau Kec. Medan Marelan, berhasil di tangkap Sat Reskrim Polsek Medan Labuhan. 

Berawal dari adanya laporan di Polsek Medan Labuhan terkait terjadinya Tindak Pidana Pencurian dengan kekerasan satu unit Sepeda Motor Honda Genio yang dilakukan MD alias Botak.


Usai menerima laporan, Sat Reskrim Polsek Medan Labuhan pun langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan dengan serangkaian pemeriksaan para saksi dan mengumpulkan alat bukti hingga pelaku ditangkap pada 14 Februari 2026.

Kapolsek Medan Labuhan KOMPOL T. Sibuea, melalui Kanit Reskrim menjelaskan “Hasil penyelidikan didapat informasi bahwa  pelaku diketahui sedang berada di Jalan Marelan Raya Pasar 3 Kel. Rengas Pulau di depan salah satu Sekolah, lalu Team yang di pimpin IPTU T.P. Sirait SH. melakukan penangkapan terhadap MD alias Botak” jelas IPTU Dr. Hamzar Nodi SH.MH.

Saat diintrogasi, pelaku MD alias Botak mengakui melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan tersebut di Jalan Jermal Raya Kelurahan Sei Mati Kecamatan Medan Labuhan. (IND/BTI.COM)

Pria Warga Percut Sei Tuan Diduga Jadi Korban kriminalisasi Narkoba di Polres Toba


TOBA | beritaterbaruindonesia.com - Seorang pria asal Medan, Samson Tobing (42), warga Percut Sei Tuan, Deli Serdang, menjadi korban dugaan kriminalisasi atas kepemilikan narkotika jenis sabu-sabu.

Hasil penelusuran awak media, Samson ditangkap Polisi Resor Toba pada Sabtu (24/1/2026) sekitar pukul 06.40 WIB, di areal kos di Balige, Toba.

"Ya, saya ditangkap Polisi dari Polres Toba dan dituduh memiliki sabu, " ujar Samson melalui juru bicara keluarga, Helmi, di Medan, belum lama ini.

Lebih lanjut kata Helmi, kasus berawal dari rekan Samson bernama Salmon, warga Bagan Batu, Riau, yang menjemput Samson untuk menjemput mobil Innova Reborn untuk dibawa ke Medan.

"Saudara saya diajak datang ke Toba untuk membawa mobil temannya bernama Salmon. Karena Salmon adalah sahabat Samson di Bagan Batu. Mobil itu dalam kondisi rusak di seluruh bodinya. Jadi itulah tujuan kedatangannya ke Balige," ungkap Helmi.

Helmi menambahkan, saat Samson tiba di lokasi sesuai petunjuk Salmon, Salmon pun mengajak Samson ke sebuah rumah kos di belakang kantor PMI Balige. Di lokasi itu, Samson melihat mobil yang direncanakan dibawa.

Kemudian, Samson masuk ke ruangan di dalam rumah kos atas ajakan Salmon. Di ruangan itu ada seorang pemuda tidak dikenal dalam kondisi tertidur di meja. Juga terlihat alat hisap sabu berupa bong dalam kondisi kosong. 

Salmon membangunkan pria itu untuk mempersiapkan alat hisap sabu untuk digunakan. Pada kesempatan itu juga, Salmon mengeluarkan 2 plastik klip besar yang diduga berisi sabu di atas meja.

Salmon pun mengambil sabu dari salah satu plastik klip tersebut untuk diisi ke dalam kaca atau alat hisap sabu. Salmon pun membakar dan menghisap sabu tersebut. Hal itu disaksikan Samson dan pemuda yang belum diketahui identitasnya itu.

"Ya, Samson lihat bahwa sabu itu dibawa dan (kantongnya di Salmon). Bahkan Salmon pun menghisap sabu itu. Jelas sekali bahwa sabu itu adalah milik Salmon," urainya.

Selesai Salmon menghisap sabu sebanyak dua kali, Salmon pun beranjak ke arah belakang rumah. Bersamaan dengan itu, petugas dari Kepolisian Resor Toba menyergap Samson dari arah belakang.

Saudara saya itu disergap, diterjang, bahkan dia (Samson) katakan itu sabu bukan miliknya, namun polisi juga tidak percaya" katanya.

"Akhirnya saudara saya ditahan di Polres Toba sampai saat ini. Meskipun saudara saya meminta agar sabu yang terletak atau berada di dalam plastik klip itu diminta untuk diambil sidik jarinya, namun tidak dihiraukan petugas" tandasnya. (BTI.COM)

Jumat, 20 Februari 2026

Camat Medan Marelan Pimpin Apel Patroli Cipkon di Bulan Suci Ramadhan 1447 H


MARELAN | beritaterbaruindonesia.com - Camat Medan Marelan gelar apel patroli gabungan cipta kondisi jelang Ramadhan 1447 H, Sabtu (21/2/2026) di Lapangan Kelurahan Rengas Pulau usai Sholat Subuh.

Apel diikuti gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP dan sejumlah Lurah beserta Kepala Lingkungan Sekecamatan Medan Marelan.


Apel dipimpin langsung Camat Medan Marelan Zulkifli S Pulungan, S.STP, M.AP, yang dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini merupakan wujud nyata pemerintah hadir untuk memberi dan memastikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan Ibadah Puasa di Bulan Suci Ramadhan.

“Kami Kecamatan Medan Marelan berkolaborasi dengan TNI, Polri dan Sat Pol PP selalu berupaya untuk menciptakan situasi yang kondusif, agar masyarakat yang menunaikan Ibadah Puasa merasa terlindungi. Selain itu keamanan dan ketertiban umum merupakan pondasi utama dalam pembangunan daerah” ujar Camat Medan Marelan.


Lebih lanjut “Sinergitas antar elemen masyarakat, pemerintah dan aparat keamanan menjadi kunci utama. Kegiatan patroli gabungan cipta kondisi yang kita laksanakan Pagi Hari ini, bukan sekedar rutinitas, tetapi bentuk manifestasi nyata kehadiran negara di tengah masyarakat” tegasnya Zulkifli S Pulungan, S.STP, M.AP,.

Ia menambahkan, Kegiatan ini merupakan arahan langsung dari Bapak Walikota Medan Rico Waas dan Bapak Wakil Walikotaedan H.Zakiyuddin Harahap, untuk menciptakan kondisi yang aman dan nyaman bersama TNI, Polri dan Sat Pol PP akan terus melakukan Patroli selama Bulan Puasa

”Patroli ini kita lakukan agar masyarakat merasa aman, tenteram dan terlindungi dalam menunaikan ibadah Puasa Ramadhan, tidak terjadi hal-hal yang kurang diinginkan bersama” tutup Camat Medan Marelan. (IND/BTI.COM)

Bhabinkamtibmas, Lurah Tanah 600 Beserta Personil Sat Pol PP Kota Medan dan Para Kepling, Gelar Patroli Asmara Subuh


MARELAN | beritaterbaruindonesia.com - Ciptakan Kondisi Keamanan di Bulan Suci Ramadan 1447 H/2026 M, Bahbinkamtibmas AIPTU Hendro, Lurah Tanah Enam Syawaluddin berseta personil Satpol PP Kota Medan dan Para Kepala Lingkungan Kelurahan Tanah Enam Ratus, laksanakan giat Patroli Asmara Subuh di lokasi berkumpulnya remaja usai sahur dan Sholat Subuh, serta tempat tempat rawan terjadinya tawuran, Sabtu (21/2/2026).

Dalam pelaksanaannya Babinkamtibmas dan Lurah Tanah Enam Ratus memberikan imbauan secara Humanis kepada Masyarakat, khususnya para Remaja, agar tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Tanah Enam Ratus menjelas "Giat Patroli Asmara Subuh kami laksanakan, untuk menjaga agar situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Medan Labuhan dan Kelurahan Tanah Enam Ratus, Aman dan Masyarakat dapat menjalankan Ibadah Puasa dengan nyaman" jelas AIPTU Hendro. 

Hal serupa juga dikatakan Syawaluddin Lurah Tanah Enam Ratus "Demi menciptakan situasi yang aman dan kondusif, kami laksanakan Patroli Asmara Subuh, untuk membubarkan dan memberi imbauan yang positif kepada anak-anak remaja untuk tidak melakukan Tawuran atau Perang Sarung di Bulan Suci Ramadan 1447 H/2026 ini" ujarnya. (IND/BTI.COM)

Selasa, 17 Februari 2026

Anggota HNSI Medan Harus Memiliki KTA Organisasi


MEDAN | beritaterbaruindonesia.com  - Setiap anggota maupun pengurus Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia ( DPC HNSI ) Kota Medan harus memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) organisasi. Untuk itu, segera mengirimkan Poto copy KTP dan nantinya akan diteruskan ke pusat. Karena KTA tersebut diterbitkan oleh  DPP HNSI di Jakarta.

Demikian dikatakan Ketua DPC HNSI Kota Medan Abdul Rahman di dampingi sekretarisnya Rustam Efendi Maha pada acara penyerahan 800 karung beras kepada masyarakat pesisir Kota Medan di Perumahan Pasar Nippon Marelan dalam rangka menjelang bulan suci Ramadhan 1447 H, Selasa (17/2/2026) .

Selain pengurus DPC HNSI Kota Medan. Acara itu juga di hadiri oleh Ketua DPD HNSI Sumut Zulfahri Siagian SE, beserta sekretaris dan bendaharanya. Ditpolairud Polda Sumut di wakili oleh AKBP Jenda K.Sitepu, Suhendro mewakili Karang Taruna Medan dan pengurus Relawan Wak Young Sumatera Utara.

Dikatakan Abdul Rahman, saat ini pengurus DPC HNSI Medan sedangkan menjalankan program program kerja atas instruksi dari DPP HNSI. " Disela - sela acara sosial ini, kita juga menghimbau kepada seluruh anggota dan pengurus HNSI Medan untuk  segera mungkin untuk KTA. Karena KTA itu merupakan bukti kita sebagai anggota maupun pengurus HNSI, " ucap Abdul Rahman.

Abdul Rahman juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat pesisir yang telah hadir pada acara tersebut. Dan juga mengucapkan terima kasih pada donatur yang selalu membantu kegiatan - kegiatan DPC HNSI Medan dan Relawan Wak Young.

Sedangkan AKBP Jenda K Sitepu mengatakan sampai saat ini Allah SWT  masih memberikan kita kesehatan dan rezeki. Sehingga  tetap selalu berbagi dengan segala keterbatasan yang ada.

" Kami juga sebagai perwakilan dari Polda Sumut yang tentunya selalu bermitra dengan HNSI, Wak Young maupun dengan organisasi lainnya." jelas AKBP Jenda K.Sitepu.

Sementara itu Ketua DPD HNSI Sumut Zulfahri Siagian SE mengucapkna terima kasih kepada pengurus DPC HNSI Medan dan jajarannya yang telah membuat kegiatan sosial

dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H. Apa lagi kegiatan sosial tersebut dapat dirasakan oleh masyarakat dan saling berbagi rezeki yang diberikan oleh Allah SWT. (IND/BTI.COM)

Senin, 16 Februari 2026

Diduga Sudah Setor ke APH "AS" Merasa Besar Kepala dan Bebas Menampung BBM Bersubsidi


LABUHAN | beritaterbaruindonesia.com - Maraknya penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi di belawan kini menjadi perhatian serius publik, di tengah kesulitan masyarakat mendapatkan BBM bersubsidi, para mafia justru leluasa menjalankan aksinya, seakan tak tersentuh hukum, Fenomena ini kian memprihatinkan dengan mencuatnya dugaan adanya keterlibatan oknum aparat penegak hukum (APH) dalam melindungi praktik ilegal tersebut.

Berdasarkan investigasi dan laporan dari berbagai sumber, sejumlah oknum yang diduga terlibat dalam jaringan mafia BBM subsidi diduga rutin memberikan setoran kepada oknum aparat, termasuk di tingkat kepolisian dan pengawas lapangan. Uang ‘Setoran’ ini diduga menjadi alat tukar demi kelancaran operasional mafia BBM dan pembiaran sistematis yang membuat mereka tak tersentuh.

Praktik penimbun bahan bakar minyak (BBM) ilegal yang sempat tutup kini beroperasi kembali, Gudang yang beroperasi di kawasan Medan Labuhan Jalan Gudang Kapor, Pasar Lama Kelurahan Pekan Labuhan Kecamatan Medan Labuhan, diduga terlibat dalam penimbunan BBM bersubsidi ilegal yang hingga sekarang masih beroperasi tanpa tersentuh hukum.

Dengan modus operandi dilangsir pakai becak di kumpulkan suatu tempat setelah terkumpul semua baru di langsir ke gudang milik "AS" yang sekarang berlokasi di jalan gudang kapor tepatnya gudang yang pernah tutup karena bermasalah terkait limbah sehingga membuat masyarakat protes dan sempat dan kini di buka kembali oleh "AS" dikarenakan gudangnya di pasar 10 tutup karena banyaknya pemberitaan-peberitaan media yang memberitakan protes atau keberatan masyarakat sekitar terkait adanya gudang penimbun BBM bersubsidi milik "AS" tersebut. 

Gudang yang terletak di kawasan tersebut tampak tidak memiliki plang izin usaha, menambah kecurigaan bahwa tempat tersebut digunakan untuk kegiatan ilegal terkait pengolahan BBM bersubsidi.

"AS" diduga terus beroperasi dengan cerdik untuk menghindari deteksi dari Aparat Penegak Hukum (APH), Tim Badan Intelijen Strategis (BAIS), dan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu). Meskipun sudah banyak gudang yang digerebek oleh satuan TNI dan Kejaksaan, mafia BBM ilegal ini masih terus berani mengoplos dan menyimpan BBM bersubsidi demi meraup keuntungan pribadi yang merugikan negara dan masyarakat.

Salah seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya mengungkapkan, "Gudang itu memang aktif malam hari. Sejak ada razia, mereka semakin hati-hati, karena mereka takut kena razia lagi, terutama setelah banyaknya razia dan penggerebekan gudang-gudang minyak oplosan yang menjadi viral. Kami pun khawatir kalau gudang itu terbakar, dampaknya akan merugikan kami sebagai warga sekitar."

Mengingat dampak negatif yang ditimbulkan dari aktivitas ilegal ini, warga dan pihak terkait mendesak agar tindakan tegas diambil. Oleh karena itu, kami meminta kepada Kapolda Sumut Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto dan Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rosef Efendi untuk segera menindak tegas dan menyelidiki aktivitas gudang yang diduga menyalagunakan BBM bersubsidi untuk nelayan tersebut.

Berdasarkan Pasal 53 juncto Pasal 23 ayat (2) huruf C Undang-Undang No. 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi (UU 22/2001), setiap pengolahan minyak dan gas bumi tanpa izin yang sah dapat dihukum dengan pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp. 50.000.000.000. Selain itu, pelaku penimbunan BBM bersubsidi dapat dijerat dengan Pasal 55 UU 22/2001, yang mengancam hukuman penjara hingga 6 tahun dan denda paling banyak Rp. 60.000.000.000.

Tindakan tegas dari pihak berwenang sangat diharapkan untuk mencegah kerugian negara yang lebih besar serta melindungi masyarakat dari potensi bahaya yang ditimbulkan oleh aktivitas ilegal ini. (TEAM/BTI.COM)

Sabtu, 14 Februari 2026

Gawat... Diduga "AS" Penampung BBM Bersubsidi Milik Nelayan Terbesar Yang Tak Tersentuh Hukum


LABUHAN |  beritaterbaruindonesia.com - Praktik penimbun bahan bakar minyak (BBM) ilegal yang sempat tutup kini beroperasi kembali, Gudang yang beroperasi di kawasan Medan Labuhan Jalan Gudang Kapor, Pasar Lama Kelurahan Pekan Labuhan Kecamatan Medan Labuhan, diduga terlibat dalam penimbunan BBM bersubsidi ilegal.

Dengan modus operandi dilangsir pakai becak di kumpulkan suatu tempat setelah terkumpul semua baru di langsir ke gudang milik "AS" yang sekarang berlokasi di jalan gudang kapor tepatnya gudang yang pernah tutup karena bermasalah terkait limbah sehingga membuat masyarakat protes dan sempat dan kini di buka kembali oleh "AS" dikarenakan gudangnya di pasar 10 tutup karena banyaknya pemberitaan-peberitaan media yang memberitakan protes atau keberatan masyarakat sekitar terkait adanya gudang penimbun BBM bersubsidi milik "AS" tersebut. 

Gudang yang terletak di kawasan tersebut tampak tidak memiliki plang izin usaha, menambah kecurigaan bahwa tempat tersebut digunakan untuk kegiatan ilegal terkait pengolahan BBM bersubsidi.

"AS" diduga terus beroperasi dengan cerdik untuk menghindari deteksi dari Aparat Penegak Hukum (APH), Tim Badan Intelijen Strategis (BAIS), dan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu). Meskipun sudah banyak gudang yang digerebek oleh satuan TNI dan Kejaksaan, mafia BBM ilegal ini masih terus berani mengoplos dan menyimpan BBM bersubsidi demi meraup keuntungan pribadi yang merugikan negara dan masyarakat.

Salah seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya mengungkapkan, "Gudang itu memang aktif malam hari. Sejak ada razia, mereka semakin hati-hati, karena mereka takut kena razia lagi, terutama setelah banyaknya razia dan penggerebekan gudang-gudang minyak oplosan yang menjadi viral. Kami pun khawatir kalau gudang itu terbakar, dampaknya akan merugikan kami sebagai warga sekitar."

Mengingat dampak negatif yang ditimbulkan dari aktivitas ilegal ini, warga dan pihak terkait mendesak agar tindakan tegas diambil. Oleh karena itu, kami meminta kepada Kapolda Sumut Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto dan Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rosef Efendi untuk segera menindak tegas dan menyelidiki aktivitas gudang yang diduga menyalagunakan BBM bersubsidi untuk nelayan tersebut.

Berdasarkan Pasal 53 juncto Pasal 23 ayat (2) huruf C Undang-Undang No. 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi (UU 22/2001), setiap pengolahan minyak dan gas bumi tanpa izin yang sah dapat dihukum dengan pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp. 50.000.000.000. Selain itu, pelaku penimbunan BBM bersubsidi dapat dijerat dengan Pasal 55 UU 22/2001, yang mengancam hukuman penjara hingga 6 tahun dan denda paling banyak Rp. 60.000.000.000.

Tindakan tegas dari pihak berwenang sangat diharapkan untuk mencegah kerugian negara yang lebih besar serta melindungi masyarakat dari potensi bahaya yang ditimbulkan oleh aktivitas ilegal ini. (TEAM/BTI.COM)

Jumat, 13 Februari 2026

Polres Labuhanbatu Pimpinan AKBP Wahyu Endrajaya, Berhasil Mengukap Kasus Narkoba 4,6 Kg Senilai 4 Miliar Patut di Ancungkan Jempol


LABUHANBATU | beritaterbaruindonesia.com - Narkoba adalah ancaman serius yang dapat merusak kehidupan berbangsa dan Negara, penyalahgunaan Narkoba telah menjadi ancaman serius bagi Masyarakat kita, banyak orang yang terjerumus ke dalam Jeratan Narkoba, sehingga menyebabkan Kerusakan Fisik, Mental dan juga Sosial. Pencegahan terhadap peredaran Narkoba telah dilakukan secara konsisten oleh Polri dengan berbagai strategi yang juga melibatkan semua Komponen Masyarakat.

AKBP Wahyu Endrajaya SIK.M.Si. yang baru resmi menjabat Kapolres Labuhanbatu pada Januari 2026, telah berhasil mengukap Kasus Narkoba jenis Sabu sebanyak 4,6 Klilogram, senilai 4 Miliar Rupiah, capaian tersebut bukanlah hal yang mudah tetapi dengan kerja keras dan komitmen yang kuat untuk melindungi masa depan Bangsa pada akhirnya Polri dapat membuktikan kepada Publik dan patut di Acungi Jempol dalam memberantas dan pengungkapan peredaran Narkoba.

Saat konferensi Pers di Mapolres Jalan MH Thamrin, Rantauprapat, Kamis (12/2/2026), Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya SIK.M.Si. yang didampingi Kasat Narkoba AKP Hardiyanto dan Kasat Reskrim AKP Muhammad Jihad Fajar Balman, memaparkan keberhasilannya dalam  mengungkap Kasus Narkoba jenis Sabu sebanyak 4,6 Kilogram (4 kilo lebih), senilai 4 Miliar Rupiah.

Dimana dari tangan Tersangka Polisi dapat menyita Lima Bungkus Plastik berisi Sabu seberat 4.682,59 Gram. Selain itu, ditemukan juga pula Tiga Bungkus Plastik bertuliskan merek tertentu yang diduga berisi Psikotropika jenis ketamin dengan berat 2.661,81 Gram.

Pengungkapan peredaran ketamin dalam jumlah besar ini disebut sebagai yang pertama kali terjadi di Wilayah Hukum Labuhanbatu.

Dijelaskan, pada saat Satres Narkoba menerima informasi, kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap Tersangka dari dalam kamar Penginapan.

Dalam keterangannya kepada awak media, Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya SIK.M.Si. juga menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat mengenai adanya seorang pria yang membawa Narkotika di salah satu kamar penginapan di kawasan Jalan By Pass/Kayu Raja, Kelurahan Siringo-ringo, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu.

“Berdasarkan informasi tersebut, anggota Sat Res Narkoba langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan seorang laki-laki berinisial DL di lokasi, dari hasil penggeledahan, kami menemukan Barang Bukti Narkotika yang diduga akan di edarkan di Wilayah Hukum Polres Labuhanbatu" jelas AKBP Wahyu Endrajaya SIK.M.Si.

Kapolres Labuhanbatu juga menambahkan, Tersangka DL merupakan residivis Kasus Narkotika, yang sebelumnya pernah bersangkutan dan terlibat Perkara Narkotika jenis Ganja dengan Barang Bukti 54 Kilogram dan telah menjalani Hukuman di Lapas Tanjung Gusta Medan.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan berupa narkotika jenis sabu seberat 4.682,59 gram netto dan psikotropika jenis ketamin seberat 2.661,81 gram netto. 

Selain itu, petugas juga mengamankan Barang Bukti lain berupa Uang Tunai, Tas, Pakaian serta satu Unit Telepon Genggam yang digunakan Tersangka.

“Jika dikalkulasikan, nilai ekonomis barang bukti narkotika yang berhasil kami sita mencapai lebih dari Rp7,4 miliar. Dengan pengungkapan ini, kami perkirakan telah menyelamatkan sekitar 74 ribu jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkotika” ujar Kapolres Labuhanbatu.

Lebih lanjut AKBP Wahyu Endrajaya SIK.M.Si. menegaskan bahwa Polres Labuhanbatu akan terus melakukan upaya pemberantasan peredaran narkotika hingga ke akar-akarnya.

“Kami tidak akan berhenti melakukan Penindakan terhadap Pelaku Peredaran Narkoba, namun kami juga membutuhkan peran aktif Masyarakat untuk memberikan informasi apabila mengetahui akan adanya Peredaran Narkotika di Lingkungan masing-masing” tegas Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya SIK.M.Si.

Saat ini tersangka telah diamankan di Polres Labuhanbatu untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta ketentuan terkait psikotropika, dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 tahun. (IND/BTI.COM)

HNSI Medan Bersama Relawan Wak Young Gelar Bakti Sosial di Jumat Berkah


BELAWAN | beritaterbaruindonesia.com - Menjelang bulan suci Ramadhan 1447 H / 2026. DPC HNSI Medan bersama Relawan Wak Young Sumatera Utara mengelar bakti sosial  dan Jumat Berkah di Kelurahan Belawan Bahari Kecamatan Medan Belawan, Jumat (13/2/2026)

Bakti sosial kali ini berupa pemberian sembako kepada kaum duafa dan para janda yang berada di pesisir Belawan khusus nya di Kelurahan Belawan Bahari.

Ketua Relawan Wak Young Sumatera Utara Abdul Rahman di dampingi Wakil Ketua DPC HNSI Kota Medan Awal yatim mengatakan kegiatan bakti sosial dan Jumat Berkah ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat , terkhusus anggota Relawan Wak Young dan pengurus DPC HNSI Kota Medan untuk terus saling peduli dan berbagi, serta memperkuat silaturahmi antar sesama. 

Abdul Rahman berharap, dengan adanya kegiatan bakti sosial ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Belawan, terkhusus masyarakat Kelurahan Belawan Bahari dan kegiatan ini dapat terus terjalin.

"Kegiatan bakti sosial dan Jumat berkah ini bukan hanya sekadar serimonial , tetapi sebagai bentuk kepedulian Relawan Wak Young dan HNSI Medan untuk saling menguatkan dan mendukung masyarakat dalam rangka mempererat tali silaturahmi. Selain itu juga Relawan Wak Young dan HNSI Medan akan terus berusaha hadir dan memberikan kontribusi yang positif bagi  masyarakat, khususnya masyarakat pesisir. Apa lagi saat ini, kita yang beragama Islam akan menjalanikan ibadah di bulan suci Ramadhan." ujar Abdul Rahman. 

Atas nama Relawan Wak Young Sumatera Utara dan DPC HNSI Kota Medan, Abdul Rahman juga mengucapkan terima kasih kepada para donatur, yang sangat perduli kepada masyarakat pesisir. 

" Kami sangat mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang sangat peduli dengan kami dan masyarakat. Sehingga acara ini dapat terlaksana sebagai mana mestinya. Apa yang diberikan hari ini, dapat bermanfaat bagi masyarakat pesisir." tutup Abdul Rahman. ( IND/BTI.COM)

Kamis, 12 Februari 2026

Polsek Medan Labuhan klarifikasi Terkait Kasus Viral Korban Pengerusakan Menjadi TSK Penganiayaan, Yang Kali Ini Didampingi Ahli Hukum Pidana


MEDAN LABUHAN | beritaterbaruindonesia.com - Polsek Medan Labuhan kembali memberikan klarifikasi dan penjelasan resmi terkait kasus penganiayaan yang bermula dari sengketa lahan dan terjadi pada 19 November 2025 di Jalan Veteran Gang Melur, Desa Manunggal. Peristiwa tersebut mengakibatkan korban berinisial II mengalami patah tulang pada lengan sebelah kiri setelah dianiaya oleh abang kandungnya sendiri berinisial SP.

Kasus tersebut telah diproses oleh Polsek Medan Labuhan dan terhadap tersangka SP telah dilakukan penangkapan pada tanggal 12 Januari 2026. Namun belakangan, setelah penangkapan dilakukan, muncul konten viral di media sosial dengan judul “Pertahankan Pagar Rumahnya yang Dirusak OTK, Lansia Jadi TSK di Polsek Medan Labuhan.

Dalam klarifikasi yang digelar pada Kamis, 12 Februari 2026, Polsek Medan Labuhan diwakili oleh Kanit Reskrim Iptu Dr. Hamzar Nodi, SH., MH., dan Kasi Humas Aiptu Ilhamsyah Lubis, serta turut didampingi ahli hukum pidana Prof. Dr. Edi Yunara.

Kanit Reskrim IPTU Dr. Hamzar Nodi SH.MH. menjelaskan secara rinci kronologis kejadian.

“Pada Rabu, 11 November 2025 sekira pukul 14.00 WIB, korban II datang bersama temannya untuk membersihkan lahan kosong yang selama ini memang dirinya yang membersihkan atas arahan almarhum abangnya yang sebelumnya mengelola lahan tersebut. Saat korban hendak membuka pagar, terlapor SP yang melihat dari CCTV langsung keluar rumah, melakukan pengejaran, mengambil balok dan memukulkan ke arah korban yang merupakan adik kandungnya sendiri,” jelasnya Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan.

Ia menambahkan bahwa pemukulan pertama terhalang pagar, namun korban mencoba melakukan perlawanan sehingga kembali terjadi pemukulan yang ditangkis korban dengan tangan kiri hingga akhirnya korban terjatuh.

“Korban kemudian dibawa ke rumah sakit dan berdasarkan hasil foto rontgen dinyatakan mengalami patah tulang pada lengan sebelah kiri,” tambah IPTU Dr. Hamzar Nodi SH.MH.

Lebih lanjut, Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan menyampaikan bahwa berdasarkan data kepolisian, konflik perebutan lahan tersebut telah berlangsung sejak tahun 2022. Menurut data Kepolisian juga tersangka SP tercatat telah empat kali dilaporkan dalam kasus penganiayaan, di mana tiga kasus dilakukan mediasi dan satu kasus sampai divonis pengadilan.

Sementara itu, ahli hukum pidana Prof. Dr. Edi Yunara menegaskan bahwa kasus ini berbeda dengan kasus lain yang sempat dibandingkan di media sosial.

“Jika dikaitkan dengan kasus di Sleman dimana suami korban penjambretan menjadi tersangka kasus laka lantas, maka itu jauh berbeda. Setelah saya bersama Bidkum dan Wassidik Polda Sumut mendengarkan pemaparan dari Polsek Medan Labuhan, saya berkesimpulan bahwa perkara ini telah memenuhi bukti permulaan yang cukup untuk ditetapkan sebagai tersangka dan dilengkapi berkas perkaranya untuk dilimpahkan ke jaksa,” tegas Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan.

Polres Pelabuhan Belawan bersama Polsek Medan Labuhan berharap masyarakat dapat memahami duduk perkara secara utuh dan tidak terpengaruh oleh narasi yang belum tentu sesuai dengan fakta hukum. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar bijak dalam menggunakan media sosial serta mempercayakan proses hukum kepada aparat penegak hukum sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. (IND/BTI.COM)

Baru Menjabat Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu, AKP Hardiyanto Berhasil Ungkap Kasus Narkoba 4,6 Kg Senilai 4 Miliar


LABUHANBATU | beritaterbaruindonesia.com - Dalam waktu 3 Pekan (Belum genap 1 Bulan) menjabat Kasat Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu, AKP Hardiyanto berhasil mengungkap kasus narkoba jenis sabu sebanyak 4,6 Kilogram (4 kilo lebih), senilai 4 Miliar Rupiah.

Dari tangan tersangka, polisi menyita lima bungkus plastik berisi sabu seberat 4.682,59 gram. Selain itu, ditemukan pula tiga bungkus plastik bertuliskan merek tertentu yang diduga berisi psikotropika jenis ketamin dengan berat 2.661,81 gram.

Pengungkapan peredaran ketamin dalam jumlah besar ini disebut sebagai yang pertama kali terjadi di wilayah Labuhanbatu.

“Satres Narkoba menerima informasi, kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap tersangka dari dalam kamar penginapan,” ujar Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya didampingi Kasat Narkoba AKP Hardiyanto dan Kasat Reskrim AKP Muhammad Jihad Fajar Balman saat konferensi pers di Mapolres Labuhanbatu, Jalan MH Thamrin, Rantauprapat, Kamis (12/2/2026).

Dalam keterangannya kepada awak media, Kapolres menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat mengenai adanya seorang pria yang membawa narkotika di salah satu kamar penginapan di kawasan Jalan By Pass/Kayu Raja, Kelurahan Siringo-ringo, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu.

“Berdasarkan informasi tersebut, anggota Sat Res Narkoba langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan seorang laki-laki berinisial DL di lokasi. Dari hasil penggeledahan, kami menemukan barang bukti narkotika yang diduga akan diedarkan di wilayah hukum Polres Labuhanbatu,” jelas Kapolres.

Kapolres menambahkan, tersangka DL merupakan residivis kasus narkotika. Sebelumnya, yang bersangkutan pernah terlibat perkara narkotika jenis ganja dengan barang bukti 54 kilogram dan telah menjalani hukuman di Lapas Tanjung Gusta Medan.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan berupa narkotika jenis sabu seberat 4.682,59 gram netto dan psikotropika jenis ketamin seberat 2.661,81 gram netto. 

Selain itu, petugas juga mengamankan barang bukti lain berupa uang tunai, tas, pakaian, serta satu unit telepon genggam yang digunakan tersangka.

“Jika dikalkulasikan, nilai ekonomis barang bukti narkotika yang berhasil kami sita mencapai lebih dari Rp7,4 miliar. Dengan pengungkapan ini, kami perkirakan telah menyelamatkan sekitar 74 ribu jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkotika,” ujar Kapolres.

Lebih lanjut Kapolres menegaskan bahwa Polres Labuhanbatu akan terus melakukan upaya pemberantasan peredaran narkotika hingga ke akar-akarnya.

“Kami tidak akan berhenti melakukan penindakan terhadap pelaku peredaran narkoba. Namun, kami juga membutuhkan peran aktif masyarakat untuk memberikan informasi apabila mengetahui adanya peredaran narkotika di lingkungan masing-masing,” tegasnya.

Saat ini tersangka telah diamankan di Polres Labuhanbatu untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta ketentuan terkait psikotropika, dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 tahun.

Dalam kesempatan yang sama, Polres Labuhanbatu juga merilis capaian penanganan kasus narkotika sepanjang Januari hingga 11 Februari 2026. 

Tercatat 37 perkara dengan 42 tersangka berhasil diungkap. Barang bukti yang diamankan antara lain sabu seberat 73,1 gram, dua butir ekstasi, 11 unit timbangan elektrik, 16 unit handphone, uang tunai Rp4.701.000, serta enam unit sepeda motor.

Sementara khusus periode Februari 2026, jumlah perkara tercatat 18 kasus dengan 19 tersangka. Barang bukti yang disita meliputi sabu seberat 4.721,85 gram, ketamin 2.661,81 gram, satu unit timbangan elektrik, tiga unit handphone, uang tunai Rp1.093.000, serta empat unit sepeda motor.

Meski terjadi penurunan jumlah perkara dibanding bulan sebelumnya, pengungkapan kali ini menunjukkan skala peredaran yang jauh lebih besar. Tercatat dalam sejarah, dalam 3 Pekan menjabat Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu, AKP Hardiyanto berhasil mengungkap kasus peredaran narkoba skala besar. (IND/BTI.COM)